SOLOPOS.COM - Solopos Hari Ini Halaman Soloraya Senin (15/8/2016)

Solopos hari ini halaman Soloraya mengabarkan crane yang mengancam penerbangan di Bandara Adi Soemarmo.

Solopos.com, SOLO — Pemasangan tiang pancang untuk overpass jalan tol Solo- Kertosono (Soker) di Desa Ngesrep, Ngemplak, Boyolali, dianggap mengancam keselamatan penerbangan.

Promosi Jalur Mudik Pantura Jawa Makin Adem Berkat Trembesi

Proyek yang dilakukan tak jauh dari Bandara Adi Soemarmo itu pun dihentikan sementara sampai ditemukan solusi atas masalah itu. Kabar tersebut menjadi headline Harian Umum Solopos hari ini halaman Soloraya.

Selain itu ada kabar voucher pangan expo pendidikan anak dan info ibadah Haji 2016. Simak cuplikan kabar Solopos hari ini halaman Soloraya, Senin (15/8/2016):

VOUCHER PANGAN : Tunggu Kepastian, Lurah Belum Sosialisasi kepada Warga

Dua kelurahan di Kecamatan Serengan, Solo, yakni Kemlayan dan Kratonan, ditunjuk pemerintah pusat sebagai kelurahan percontohan penerapan voucher pangan atau disebut Kartu Bisa.

Belum finalnya persiapan penerapan program tersebut membuat pemerintah dua kelurahan itu belum menyosialisasikannya kepada warga. Lurah Kemlayan, Joko Sarwoto, mengatakan Bank Jateng selaku bank yang ditunjuk pemerintah pusat untuk menyalurkan voucher pangan sudah menjelaskan teknis pelaksanaan program itu dengan lengkap terutama terkait pemanfaatan voucher pangan.

Simak selengkapnya: epaper.solopos.com/

IBADAH HAJI : Calhaj Asal Pantura Gemar Bawa Sambal Terasi

Jemaah calon haji asal pantai utara Jawa (pantura), seperti Brebes dan Tegal dinilai paling gemar membawa sambal terasi saat akan berangkat haji. Sambal tersebut terpaksa disita petugas Bandara Adi Seomarmo lantaran dianggap membahayakan penerbangan.

Petugas pemeriksa tas calon haji dari PT Angkasa Pura, Herman Fuadi, mengatakan barang-barang bawaan jemaah calon haji yang sering disita petugas adalah gunting dan sambal.

Simak selengkapnya: epaper.solopos.com/

EXPO PENDIDIKAN ANAK : Bermain Angklung Jaga Warisan Budaya

Puluhan anak-anak duduk berjejer rapi di lobi The Park Mall, Solo Baru, Sukoharjo, Minggu (14/8/2016). Mereka ditemani orang tua masing-masing. Tak berapa lama kemudian, setiap anak menerima alat musik tradisional yang terbuat dari bambu yakni angklung.

Setiap anak terlihat asyik memainkan alat musik asal Jawa Barat tersebut. Lantaran penasaran, orang tua anak-anak itu juga ikut bermain angklung yang dibimbing langsung oleh para seniman dari Saung Angklung Udjo, Bandung, Jawa Barat.

Simak selengkapnya: epaper.solopos.com/

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya