Solopos 20 Juni 2019

Solopos.com, SOLO — Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Tengah memodifikasi penerapan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No. 51/2018 dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA pada 2019.

Dalam aturan baru Disdik Jateng itu, siswa berprestasi memiliki dua jalur pendaftaran. Sistem zonasi tetap berlaku namun ada modifikasi dalam persentase untuk siswa berprestasi. Jalur siswa berprestasi yang awalnya 5% ditambah 20% sehingga menjadi 25%.

Berita PPDB menjadi headline di Harian Umum Solopos edisi Kamis (20/6/2019). Selain kabar tersebut simak beberapa kabar lainnya sebagai berikut:

SIDANG MK: Kasus di Solo, Boyolali, dan Karanganyar Mencuat
Sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Presiden 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Rabu (19/6), menghadirkan sejumlah saksi dari kubu pemohon (Prabowo Subianto-Sandiaga Uno). Sejumlah kasus di Karanganyar, Solo, dan Boyolali mencuat dalam sidang itu.

MINUMAN KERAS OPLOSAN: Berpesta 3 Hari, 2 Warga Pabelan Meninggal
Dua warga Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, meninggal dunia karena diduga mengonsumsi minuman keras (miras) oplosan. Mereka berpesta oplosan tiga hari berturut-turut.

Baca selengkapnya: Epaper Solopos

Pemkab Karanganyar akan memberikan modal membuka usaha lain kepada pedagang sate jamu, makanan berbahan daging anjing.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, menyampaikan itu saat berbincang dengan wartawan seusai menghadiri acara di Pendapa Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (19/6/2019).

Berita Pemkab Karanganyar akan memberi modal usaha menjadi headline di halaman Soloraya Solopos edisi Kamis (20/6/2019). Berikut ulasan singkat berita lainnya:

HUNIAN WARGA: Pemkot Mulai Bagikan Hunian di 3 Unit Rusunawa
Pemerintah Kota Solo mulai membagikan unit hunian di tiga rumah susun sederhana sewa (rusunawa) kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), Rabu (19/6).

SENI TRADISIONAL: Arena Silaturahmi dan Regenerasi Penari Jatilan
Marzuki, 52, menari sembari “menunggangi” kuda lumping di depan panggung di tepi Jl. Deles Indah, Desa Keputran, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Rabu (19/6). Gerakan dia diikuti 22 perempuan penari yang berjajar di belakangnya.

Baca selengkapnya: Epaper Solopos


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten