Harian Umum Solopos edisi Rabu (14/8/2019).

Solopos.com, SOLO — Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) menggratiskan biaya pendidikan atau SPP bagi siswa SMAN dan SMKN mulai 2020 dikeluhkan oleh sekolah swasta. Penggratisan biaya pendidikan seharusnya untuk siswa SMAN/SMKN yang miskin.

Sejumlah kepala SMK swasta di Solo memprotes rencana Pemprov Jateng itu. Kepala SMK Sahid Solo, Naim Mabruri, mengatakan penggratisan biaya pendidikan bagi siswa SMAN dan SMKN di Jateng harus memiliki kriteria khusus. Jika semua siswa di SMAN dan SMKN digratiskan biaya pendidikan, sekolah swasta akan mati perlahan.

Kabar mengenai rencana Pemprov Jateng menggratiskan biaya SPP SMAN dan dan SMKN itu menjadi sorotan utama pada Harian Umum Solopos edisi hari ini, Rabu (14/8/2019). Berita tersebut bisa dibaca selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Selain itu, di Harian Umum Solopos edisi hari ini juga ada kabar mengenai penetapan anggota DPR Miryam S. Haryani sebagai tersangka kasus dugaan korupsi KTP eletronik.

Miryam Jadi Tersangka Lagi karena Minta "Uang Jajan"

Mantan anggota DPR Miryam S. Haryani kembali ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Miryam Haryani menjadi tersangka dugaaan korupsi KTP elektronik (KTP-el) Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan penyidik menetapkan empat tersangka baru, salah satunya Miryam Haryani.

Selain eks politikus Hanura itu, KPK menetapkan Isnu Edhi Wijaya (Dirut Perum PNRI/Ketua Konsorsium PNRI), Husni Fahmi (Ketua Tim Teknis Teknologi Informasi Penerapan KTP-el, PNS BPPT), dan Dirut PT Sandipala Arthapura Paulus Tannos.

Simak secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, ada kabar mengenai kebakaran hutan di Eromoko, Wonogiri. Ada pula kabar mengenai Coffee Festival di The Park Mall Solo Baru.

Giliran Hutan di Eromoko Hangus

Setelah di area sembilan gunung di kawasan Dusun Ngemplak, Kepatihan, Selogiri, Wonogiri, seluas puluhan hektare (ha), kebakaran hutan kembali terjadi di Wonogiri. Kali ini api menghanguskan hutan rakyat seluas lebih kurang 10 ha di Parangjoho, Ngunggahan, Eromoko, Senin (12/8/2019) malam.

Dengan kejadian ini, total kebakaran hutan terjadi di delapan lokasi di Kota Sukses dalam kurun waktu dua pekan terakhir. Camat Eromoko, Danang Erawanto, kepada Espos, Selasa (13/8/2019), menginformasikan api kali pertama diketahui muncul tak jauh dari jalan dusun, pukul 20.00 WIB.

Lalu api menjalar membakar hutan rakyat dan desa. Api terus menjalar menuju permukiman warga. Warga bersama personel polisi dan TNI memadamkan api secara manual menggunakan alat seadanya, seperti ranting pohon yang terdapat daun basah.

Simak selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Kedai Kopi Kian Banyak, Booth Makin Semarak

Menjamurnya kafe kopi (coffee shop) di Soloraya membuat mereka harus terus berinovasi. Tak hanya menambah varian kopi yang menjadi menu utama, tetapi kemasan atau tampilan kedai kopi turut dipermak.

Belakangan, para penjual kopi ini membuat booth kopi mobile sehingga mudah dibawa ke mana saja. Beberapa aneka booth kopi unik ini terlihat dalam Coffee Festival yang digelar di atrium The Park Mall pada 12-18 Agustus 2019.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten