Solopos Hari Ini: Rudy Sarankan Gibran Belajar Politik Dulu
Harian Umum Solopos edisi Kamis (1/8/2019).

Solopos.com, SOLO — Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, menyarankan Gibran Rakabuming Raka menimba ilmu sebelum berlaga dalam pemilihan kepala daerah (pilkada).

Ia juga menyarankan agar putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu tidak terburu-buru terjun ke kancah politik dengan ikut pilkada, namun menunggu ayahnya purnatugas.

Kabar mengenai Gibran Rakabuming Raka masih menjadi sorotan utama pada Harian Umum Solopos edisi hari ini, Kamis (1/8/2019). Berita tersebut bisa disimak secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Selain itu, di halaman utama Harian Umum Solopos edisi hari ini juga menyajikan kabar mengenai SD swasta di Solo yang melanggar peraturan. Ada 221 siswa di SD swasta yang tak memiliki NISN.

221 Siswa SD Swasta Tak Punya NISN

Dinas Pendidikan (Disdik) Solo memberikan peringatan tertulis kepada kepala sekolah dasar (SD) swasta yang melanggar aturan kuota rombongan belajar (rombel) atau kelas. Nama siswa di luar kuota tak memiliki nomor induk siswa nasional (NISN) karena tak masuk data pokok pendidikan (dapodik).

Yang dilanggar adalah Peraturan Menteri Pendidikan (Permen dikbud) No. 51/2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019.

Baca selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, ada ulasan mengenai figur potensial calon bupati Sukoharjo . Ada pula ulasan mengenai dampak rencana pembangunan tol Solo-Jogja.

Partai Jaring Figur Potensial

Partai politik di Kabupaten Sukoharjo menjaring figur-figur yang potensial diusung dalam pemilihan kepala daerah Kabupaten Sukoharjo pada 2020. Penjaringan figur potensial dilakukan tim khusus setiap partai politik dengan mengukur tingkat popularitas, elektabilitas, serta peluang bertarung dengan kandidat bupati dan kandidat wakil bupati lainnya.

Sebagian partai politik di Kabupaten Sukoharjo menyiapkan survei internal untuk mengukur tingkat elektabilitas dan popularitas setiap figur yang dinilai potensial maju dalam pemilihan bupati Sukoharjo pada 2020.

Simak selengkapnya di: E-Paper Solopos.

12 Bidang Tanah Negara Diusulkan Jadi Hak Milik

Pemerintah Desa Ngabeyan, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten mengusulkan perubahan status 12 bidang tanah OO atau tanah negara di Dusun Pasekan yang ditempati warga menjadi hak milik karena akan dilintasi proyek jalan tol Solo-Jogja.

Kepala Desa Ngabeyan, Supriyadi, mengatakan belum ada kepastian lahan mana saja di dusun itu yang terdampak proyek tol Solo-Jogja. Pemerintah desa baru menerima informasi bahwa sebagian wilayah Desa Ngabeyan masuk dalam ruas tol Solo-Jogja.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom