Harian Umum Solopos edisi Selasa (29/10/2019).

Solopos.com, SOLO — Ketua DPP PDIP Puan Maharani menyebut putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka, masih memiliki kesempatan menjadi calon wali kota Solo dari PDIP. Kesempatan Gibran, disebut Puan, sama dengan calon-calon lain sesuai mekanisme.

"Ya iya dong [Gibran masih punya kesempatan]. Semuanya dari mana saja dari siapa saja mekanismenya seperti itu. Pertama, mendaftar dulu, kemudian masuk fit and proper dan lain-lain, kemudian baru diputuskan," kata Puan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/10/2019).

Kabar mengenai peluang Gibran Rakabuming Raka di Pilkada Solo itu menjadi sorotan utama di Harian Umum Solopos edisi hari ini, Senin (28/10/2019). Kabar tersebut bisa disimak secara lengkap di E-Paper Solopos.

Selain itu, di halaman utama Harian Umum Solopos edisi hari inim juga terdapat kabar tentang Jokowi yang masih mempertimbangkan Perppu KPK.

Jokowi Masih Pertimbangkan Perppu KPK

Mahasiswa di berbagai kota kembali melancarkan demonstrasi menuntut penerbitan peraturan pemerintah pengganti undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi atau perppu KPK. Menanggapi tuntutan itu, Menko Polhukam Mahfud Md. menyatakan masih ada peluang Presiden Joko Widodo mengeluarkan perppu KPK.

Saat ini pemerintah sedang menimbangnimbang. "Ya ditunggu saja," kata Mahfud menjawab pertanyaan wartawan terkait nasib perppu KPK di Kantor Yayasan Badan Wakaf UII Yogyakarta, Senin (28/10/2019).

Baca selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, ada ulasan mengenai pelarangan pembelian pertamax menggunakan jeriken. Ada pula kabar peringatan Sumpah Pemuda di Sragen.

Larangan Pakai Jeriken Disoal

Pelarangan memakai jeriken untuk pembelian pertalite di SPBU berimbas kepada sejumlah pelaku usaha di Solo. Pengrajin mebel di Pasar Mebel Solo dan pedagang bensin eceran yang paling terpengaruh akibat aturan yang mulai berlaku Rabu (23/10/2019) tersebut.

Untuk produksi mebel, pengrajin biasanya memakai pertalite yang dibeli memakai jeriken di SPBU Cengklik, Jl. Letjen Sutoyo, Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Solo. Sementara penjual bensin eceran harus rela menambah modal usaha untuk berjualan pertamax.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.

1.001 Bendera, Lambang Cinta Indonesia

SMKN 2 Sragen memperingati Hari Sumpah Pemuda, Senin (28/10/2019), dengan cara berbeda. Sekitar 1.800 siswa dan guru membentangkan sebuah bendera merah putih berukuran jumbo yakni 10 meter x 4 meter serta pengibaran 1.000 bendera merah putih ukuran sedang di kompleks sekolah itu.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda di SMKN 2 Sragen itu mengusung tema 1.000 Cinta untuk Indonesia. Selain membentangkan bendera merah putih, sebagian siswa juga tampil dengan balutan pakaian adat untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda tersebut.

Simak selengkapnya di: E-Paper Solopos.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten