Tutup Iklan
Harian Umum Solopos edisi Selasa (3/9/2019).

Solopos.com, SOLO — Komisi IX dan Komisi XI DPR menolak rencana kenaikan premi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)-Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) Kelas III.

"Komisi IX dan Komisi XI DPR menolak rencana pemerintah untuk menaikkan premi JKN untuk PBPU dan BP kelas III sampai pemerintah menyelesaikan data cleansing serta mendesak pemerintah untuk mencari cara lain dalam menanggulangi defisit Dana Jaminan Sosial [DJS] Kesehatan,” ujar Wakil Ketua Komisi XI DPR Soepriyatno saat membacakan kesimpulan Rapat Kerja Gabungan di Gedung DPR, Jakarta, Senin (2/9/2019).

Kabar mengenai penolakan rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan untuk PBPU dan BP Kelas III itu menjadi berita utama di Harian Umum ">Solopos edisi hari ini, Selasa (3/9/2019). Berita tersebut bisa disimak selengkapnya di: ">E-Paper Solopos.

Selain itu, ada kabar mengenai kisah unik pengemis di Sragen. Seorang pengemis membawa uang Rp12 juta dan deposito Rp25 juta.

Pengemis Bawa Rp12 Juta dan Deposito Rp25 Juta

Operasi Satpol PP Kabupaten Sragen mendapati seorang pengemis yang membawa uang Rp12 juta. Sebanyak 16 plastik dikeluarkan petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sragen dan Dinas Sosial (Dinsos) Sragen dari dalam tas hitam di teras Rumah Singgah Dinsos di Tlebengan, Sragen Tengah, Sragen, Senin (2/9/2019) sore.

Tas itu milik Cipto Wiyono Sukijo, 74, pengemis yang terjaring razia.

Simak secara lengkap di: ">E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, ada kabar soal pengusiran kerabat Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Ada pula berita dari prestasi salah satu murid di MAN 1 Solo.

PB XIII Usir Sejumlah Kerabat Keraton

Konflik internal Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat kembali menghangat. Kali ini, giliran S.I.S.K.S. Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi meminta sejumlah kerabat Keraton yang berafiliasi dengan Lembaga Dewan Adat (LDA) angkat kaki dari lingkungan Keraton.

Di saat yang sama, gugatan sejumlah keturunan PB XII salah satunya, B.R.A. Salindri Kusumo terhadap Sinuhun, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan K.G.P.H.P.A. Tedjowulan, masih bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Solo. Pengusiran tersebut berdasarkan surat yang ditandatangani Sinuhun pada Senin (26/8/2019).

Baca selengkapnya di: ">E-Paper Solopos.

Tempat Sampah Siswi MAN 1 Solo Berjaya di Thailand

Salma Sonia Jneina Sagiri, siswi Boarding School Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Solo, meraih medali emas dalam World Robot Games (WRG) yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand, Kamis-Sabtu (29-31/8/2019). Prestasi tertinggi dalam ajang tahunan tersebut diraihnya untuk kategori Innovative Robot Extreme.

Dalam ajang tersebut, siswa kelas XII IPA 2 ini membuat tempat sampah yang dapat membuka dan menutup secara otomatis, sehingga pengguna tidak perlu menginjak pedal keranjang saat akan membuang sampah. Saat ditemui Espos di sekolahnya, Senin (2/9/2019), siswa asal Tangerang, Banten, ini menceritakan tempat sampah diberi dua sensor ultrasonik pada bagian atas atau tutup dan bagian bawah.

Baca secara lengkap di: ">E-Paper Solopos.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten