Harian Umum Solopos edisi Jumat (13/9/2019).

Solopos.com, SOLO — Pengungkapan dugaan pelanggaran kode etik berat oleh Firli Bahuri, Rabu (11/9/2019), berbuntut panjang. Pimpinan KPK pecah pendapat soal vonis bersalah mantan Deputi Penindakan KPK itu.

Awalnya, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan jumpa pers digelar untuk meluruskan informasi mengenai dugaan pelanggaran kode etik Firli. Dari hasil pemeriksaan yang disampaikan oleh Deputi Bidang Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat (PIPM) pada 23 Januari 2019, Saut menjelaskan ada dugaan pelanggaran berat.

Kabar mengenai pecahnya pendapat pimpinan KPK terkait vonis bersalah Firli Bahuri itu menjadi sorotan utama di Harian Umum Solopos edisi hari ini, Jumat (13/9/2019). Berita tersebut bisa disimak selengkapnya di E-Paper Solopos.

Selain itu, Harian Umum Solopos edisi hari ini juga menyajikan kabar utama tentang penangkapan pengoplos minuman keras yang memicu kematian lima orang. Pengoplos miras itu adalah warga Mojolaban, Sukoharjo.

Polisi Bekuk Peracik Sampel Oplosan

Jajaran Polsek Jebres, Solo, menangkap SS, warga Mojolaban, Sukoharjo, pengoplos minuman keras (miras) yang menyebabkan lima orang meninggal pada Senin (9/9/2019) lalu. Miras itu merupakan sampel yang diracik oleh SS.

Lima korban miras oplosan itu adalah Budiyono alias Ateng, Agilmailanto, Joko Semedi, Klowor, dan Supardi alias Iput. Budiyono dan Ateng tercatat sebagai warga Kelurahan Sangkrah, Pasar Kliwon, Solo. Sedangkan Joko Semedi dan Klowor merupakan warga Mojolaban, kemudian Supardi alias Iput warga Palur, Karanganyar.

Simak secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Pada halaman Soloraya, terdapat berita utama tentang DLH Sukoharjo yang bakal bersikap tegas terhadap pengrajin etanol yang membuang limbah sembarangan. Ada pula ulasan mengenai sosok B.J. Habibie.

Pengrajin Etanol Diultimatum

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sukoharjo bakal bersikap tegas jika masih ada pengrajin etanol yang membuang limbah alkohol secara sembarangan. Sementara Pemkab Sukoharjo bakal membangun IPAL terpadu limbah alkohol di wilayah Desa Ngombakan, Kecamatan Polokarto, pada 2020.

Hal ini untuk mengatasi pencemaran Kali Samin dan Sungai Bengawan Solo akibat pembuangan limbah cair alkohol secara sembarangan oleh pengrajin etanol.

Baca selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Terbangkan Asa Lewat Pesawat Kertas

Di mata siswa sekolah, khususnya siswa SD, B.J. Habibie yang pernah menjabat sebagai Presiden ke-3 RI ini lebih dikenal sebagai ilmuwan yang bisa membuat pesawat terbang. Kecerdasan Habibie dalam membuat alat transportasi udara ini sangat menginspirasi para siswa untuk mengikuti jejaknya.

Seperti dikatakan Alya Nafila, siswa kelas VI SDN 76 Joglo, Banjarsari, Solo, dia mengenal Habibie sebagai orang Indonesia yang tidak hanya diakui bangsa, tetapi juga masyarakat dunia.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten