Solopos Hari Ini: Pesan Kebangsaan 3 Tokoh
Harian Umum Solopos edisi Rabu (24/7/2019).

Solopos.com, SOLO — Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akan kembali bertemu dengan Joko Widodo (Jokowi) Rabu (24/7/2019). Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri juga akan ikut dalam pertemuan itu.

Rencana pertemuan itu disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono, Selasa (23/7/2019). "Kalau tidak ada halangan, besok [Rabu] Pak Prabowo, Ibu Mega, dan Kangmas Joko Widodo bertemu pukul 12.00 WIB," kata Poyuono kepada wartawan.

Rencana pertemuan Prabowo dengan Jokowi itu menjadi sorotan utama di Harian Umum Solopos edisi hari ini, Rabu (24/7/2019). Berita tersebut bisa disimak selengkapnya di E-Paper Solopos.

Selain itu, di halaman utama Harian Umum Solopos juga tersaji ulasan mengenai dampak pembangunan tol Solo-Jogja. Lahan sawah seluas 449 ha di Klaten dipastikan akan digusur.

449 Ha Sawah Digusur, Klaten Tetap Surplus Pangan

Sawah seluas 449 ha di Kabupaten Klaten bakal tergusur proyek jalan tol Solo-Jogja. Meski sawah berkurang, Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) yakin Klaten tetap menjadi salah satu daerah penyangga pangan nasional.

Informasi yang dihimpun Espos, lahan di Klaten yang terkena proyek jalan tol Solo-Jogja seluas 608 ha. Mayoritas lahan itu berupa sawah yakni 449 ha (73,91%).

Simak secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Sedanghkan di halaman Soloraya, ada ulasan mengenai kebutuhan objek wisata malam di Kota Solo. Ada pula berita tentang dugaan korupsi PD BKK Sukoharjo.

Solo Butuh Ikon Wisata Malam

Kota Solo masih kekurangan destinasi wisata malam hari yang bisa membuat wisatawan betah menginap. Sebagai kota dengan jumlah fasilitas akomodasi cukup banyak, Kota Solo perlu memiliki destinasi wisata malam hari yang bisa menahan wisatawan menginap lebih lama.

Ketua Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Kota Solo, Pri Siswanto, Selasa (23/7/2019), mengatakan Solo potensial menjadi pilihan para wisatawan yang berkunjung untuk menginap karena lokasi geografis di tengah. Solo bukan berarti satu kota, namun bisa mencakup wilayah sekitar.

Baca selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Rp5 Miliar Dana Nasabah BKK Raib

Kejaksaan Negeri Sukoharjo mengusut dugaan raibnya dana simpanan seratusan nasabah dan kredit fiktif di Perusahaan Daerah Badan Kredit Kecamatan (PD BKK) Sukoharjo Cabang Tawangsari dengan total kerugian mencapai Rp5 miliar.

Penyimpangan dana nasabah dan kredit fiktif tersebut terjadi pada periode 2006 hingga 2018. Modusnya adalah dana simpanan nasabah tidak tercatat dalam sistem komputerisasi perbankan.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom