Tutup Iklan
Harian Umum Solopos edisi Jumat (11/10/2019).

Solopos.com, SOLO — Buntut penusukan Menko Polhukam Wiranto, Kamis (10/10/2019), pengamanan pejabat negara diperketat. Pengamanan rumah pribadi Presiden Joko Widodo di Sumber, Banjarsari, Solo, juga ditingkatkan.

Polresta Solo menambah personel yang berjaga di rumah Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kondisi Solo dinyatakan aman. Kapolresta Solo AKBP Andy Rifai kepada Espos, mengatakan pengamanan di rumah Presiden Jokowi tak pernah kendur.

Kabar tentang pengamanan ketat rumah Jokowi di Solo setelah adanya insiden penyerangan terhadap Wiranto itu menjadi headline di Harian Umum Solopos edisi hari ini, Jumat (11/10/2019). Berita tersebut bisa disimak selengkapnya di E-Paper Solopos.

Selain itu, di halaman utama Harian Umum Solopos edisi hari ini juga terdapat ulasan tentang memanasnya suhu politik di Solo menjelang Pilkada 2020.

Baku Serang Lawan Politik

Persaingan antarcalon kepala daerah Kota Solo memanas setelah berbagai kubu saling serang. Calon wali kota (cawali) Achmad Purnomo dituding menelikung calon lain pada pilkada 2015 lalu.

Awalnya, pendukung Purnomo, Farid Sunarto, menuding rencana Gibran Rakabuming Raka maju sebagai calon wali kota (cawali) bisa menelikung pasangan Achmad Purnomo-Teguh Prakosa yang diusulkan DPC PDIP mendapatkan rekomendasi DPP PDIP.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, terdapat kabar dari pencemaran lingkungan di Sukoharjo. Ada pula rencana pelebaran viaduk di Gilingan Solo.

Kentungan Jadi Alarm Pencemaran

Puluhan warga yang berdomisili di sekitar PT Rayon Utama Makmur (RUM) di Kecamatan Nguter, Sukoharjo, kembali mengeluhkan bau tak sedap selama beberapa hari terakhir. Informasi yang dihimpun Espos, Kamis (10/10/2019), puluhan warga yang tinggal di belakang pabrik memukul kentungan pada Rabu (9/10/2019) malam.

Mereka juga membakar dedaunan dan sampah kering. Mereka tak kuat menghirup bau tak sedap yang berasal dari pabrik. Bau tak sedap yang berasal dari pabrik produsen serat rayon itu muncul beberapa hari terakhir.

Simak secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Viaduk Gilingan bakal Bisa Dilewati Bus Tingkat

Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo membenarkan rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah untuk memperlebar dan memperdalam viaduk Gilingan di Jl. Ahmad Yani. Saat ini, Badan Perencanaan, Penelitian & Pengembangan Daerah (Bappeda) Solo tengah mendata lahan maupun hunian yang terdampak rencana tersebut.

Proyek bersumber dana dari pemerintah pusat itu bakal dikerjakan pada tahun depan. "Sepertinya enggak sampai mengenai rumah atau lahan warga karena bahu jalan di sana cukup lebar. Kemungkinan hanya memindahkan wesel rel kereta api.

Baca selengkapnya di: E-Paper Solopos.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten