Solopos Hari Ini: Pendaftar PPDB Cabut SKD Aspal
Harian Umum Solopos edisi Rabu (24/6/2020).

Solopos.com, SOLO — Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB SMAN 1 Wonogiri menemukan 10 surat keterangan domisili atau SKD untuk mendaftar tidak sesuai fakta. Fakta itu ditemukan pada hari pertama verifi kasi dan klarifikasi yang dilaksanakan SMAN 1 Wonogiri, Senin (22/6/2020).

Proses verifikasi itu dijadwalkan berlangsung hingga Rabu (24/6/2020) sore ini. Pantauan Espos di sekolah setempat, Selasa (23/6/2020), verifikasi dilaksanakan dengan mengecek Kartu Keluarga (KK) dan SKD.

Kabar mengenai pencabutan SKD oleh para pendaftar PPDB itu menjadi sorotan utama di Harian Umum Solopos edisi hari ini, Rabu (24/6/2020). Berita tersebut bisa disimak selengkapnya di E-Paper Solopos.

Selain itu, ada kabar utama mengenai klaim perawatan pasien Covid-19 di Sragen yang mencapai Rp800 juta. Klaim itu kini baru dibayarkan Rp260 juta oleh Kemenkes.

Ajukan Klaim Rp800 Juta, Baru Cair Rp260 Juta

Biaya perawatan pasien Covid-19 di rumah sakit rujukan di Indonesia selama ini dibayari oleh negara melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Rumah sakit (RS) yang merawat pasien Covid-19 dapat mengajukan klaim ke Kemenkes setelah kementerian itu mengeluarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/238/2020 tentang Petunjuk Teknis Klaim Penggantian Biaya Perawatan Pasien Penyakit Infeksi Emerging (PIE) Tertentu bagi RS yang menyelenggarakan
pelayanan Covid-19.

Pengurusan klaim ditembuskan ke BPJS Kesehatan untuk verifikasi dan Dinas Kesehatan kabupaten/kota. RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen mengajukan klaim perawatan untuk 11 pasien Covid-19 selama April 2020 senilai Rp800 juta ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Baca selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, terdapat ulasan mengenai duet ideal Gibran-Purnomo pada Pilkada Solo 2020. Ada pula ulasan mengenai gaji ke-13 ASN Pemkot Solo yang terancam tak dibayarkan.

Duet Gibran-Purnomo Paling Ideal

Duet pasangan cawali-cawawali Solo Gibran Rakabuming Raka-Achmad Purnomo mendapat dukungan paling tinggi dari masyarakat Solo dibandingkan duet pasangan lain. Hal itu diketahui berdasarkan hasil survei simulasi pasangan cawali-cawawali Solo yang dilakukan Solo Raya Polling periode 16 Juni 2020 hingga 20 Juni 2020 yang dirilis pada Selasa (23/6/2020).

Solo Raya Polling merupakan lembaga survei yang telah menyurvei pemetaan politik pilkada di puluhan kabupaten/kota. Di Pilkada Solo 2020, Solo Raya Polling menguji elektabilitas Gibran ketika dipasangkan dengan Achmad Purnomo, Budi Prasetyo, dan Teguh Prakosa, dengan dilawankan pasangan Bagyo Wahyono-F.X.

Simak secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Jika Bersumber PAD, Gaji ke-13 Tak akan Dicairkan

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo tidak dapat memastikan pembayaran gaji ke-13 bagi aparatur sipil negara (ASN), termasuk waktu pencairan. Pemberian gaji ke 13 mempertimbangkan sejumlah hal, di antaranya sumber dana dan pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, menyebut gaji ke-13 tak akan dicairkan apabila bersumber dari pendapatan asli daerah (PAD) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Hal itu dikarenakan PAD pada tahun ini turun drastis lebih dari separuhnya dibandingkan tahun lalu.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom