Solopos Hari Ini: Pelamar CPNS akan Tembus 6 Juta Orang
Harian Umum Solopos edisi Kamis (20/9/2018).

Solopos.com, SOLO — Jumlah pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 diprediksi menembus 6 juta orang. Mereka akan memperebutkan 238.015 lowongan di pemerintah pusat dan daerah. Pengumuman lowongan CPNS resmi dibuka mulai Rabu (19/9/2018), melalui laman Badan Kepegawaian Negara (BKN), Sscn.bkn.go.id.

"Tanggal 19-26 September baru pengumuman jumlah formasi [CPNS 2018] yang dibuka dari 76 kementerian dan 525 daerah," jelas Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan di Jakarta, Rabu. Dia menyatakan pendaftaran CPNS akan dimulai serentak oleh kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.

Kabar terbaru tentang seleksi CPNS 2018 itu menjadi kabar utama pada Harian Umum Solopos edisi hari ini, Kamis (20/9/2018). Berita tersebut bisa dibaca di E-Paper Solopos.

Selain itu, ada pula berita terbaru tentang flyover Manahan, Solo yang menjadi sorotan utama pada Harian Umum Solopos edisi hari ini. Flyover Manahan dpastikan belum dibuka untuk umum pada 28 Oktober 2018 mendatang.

Soft Launching Dulu, Dibuka Paling Cepat Akhir November

Proyek jalan layang atau flyover Manahan, Solo, memasuki babak akhir dan akan dibuka sebelum akhir tahun. Hari Sumpah Pemuda yang bersamaan lomba lari Solo Open 10K pada 28 Oktober mendatang dinantikan karena lomba itu akan melintasi flyover Manahan.

Namun, flyover hanya akan dibuka untuk kepentingan lomba lari. Setelah itu, akan ditutup kembali untuk pengerjaan proyek. PT Yasa Putra Perkasa selaku pelaksana proyek belum bisa memastikan flyover Manahan bisa dibuka untuk umum.

Simak secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, ada berita utama terkait eksekusi lahan di Jebres, Solo. Halaman Soloraya di Harian Umum Solopos edisi hari ini juga menyajikan kabar tentang peringatan HUT ke-21 Solopos.

Wali Kota Instruksikan Eksekusi

Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo mengintruksikan Satpol PP segera mengeksekusi lahan hak pakai (HP) Pemkot Solo Nomor 105 di Jebres Tengah, Jebres. Keputusan melakukan eksekusi lahan dilaksanakan Pemkot Solo setelah rekomendasi Ombudsman Republik Indonesia terkait dugaan maladministrasi dalam penertiban lahan HP 105, turun.

Sesuai laporan hasil penyidikan (LHP), Ombudsman menyatakan dugaan maladministrasi tidak terbukti. "Rekomendasi Ombudsman sudah jelas tidak ada temuan maladministrasi. Saya sudah perintahkan Satpol PP untuk melakukan pengosongan lahan," kata Rudy, sapaan akrab Wali Kota, ketika dijumpai wartawan di ruang kerjanya, Rabu (19/9/2018).

Simak selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Jaga Kredibilitas Hadapi Tahun Politik

Pemotongan nasi tumpeng oleh Presiden Komisaris PT. Aksara Solopos Hariyadi Budi Santoso Sukamdani menjadi penanda seremoni Tasyakuran 21 Tahun Solopos yang diselenggarakan di Griya Solopos, Rabu (19/9/2018) sore. Nasi yang telah dipotong diletakkan pada piring putih.

Presiden Direktur PT Aksara Solopos, Lulu Terianto, membantu melengkapi nasi kuning itu dengan aneka lauk. Potongan nasi tumpeng tersebut lantas diserahkan oleh Hariyadi kepada karyawan terbaik Solopos 2018, Yeyen Pamula.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom