Harian Umum Solopos edisi Senin (24/6/2019).

Solopos.com, SOLO — Sejumlah orang tua calon siswa mengeluhkan ketentuan zonasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2019 yang berubah-ubah. Kantor Dinas Pendidikan menjadi sasaran pengaduan orang tua mengenai mekanisme PPDB online 2019.

Warga bingung dengan aturan yang berubah dalam waktu singkat. Awalnya, sesuai Permendikbud No. 51/2018 tentang PPDB TK, SD, SMP, SMA, dan SMK, penerimaan siswa baru menggunakan sistem zonasi dengan persentase kuota jalur prestasi 5%, jalur perpindahan orang tua 5%, dan zonasi 80%. Namun, pemerintah daerah meminta revisi kuota itu setelah orang tua calon siswa di berbagai daerah memprotes sistem itu.

Kabar mengenai kebingungan terkait PPDB 2019 tersebut menjadi sorotan utama di Harian Umum Solopos edisi hari ini, Senin (24/6/2019). Berita tersebut bisa disimak selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Selain itu, di halaman utama Harian Umum Solopos edisi hari ini juga ada kabar dari KTT ASEAN. Di pertemuan tersebut, Presiden Jokowi mengangkat isu pengungsi Rohingya.

Jokowi Angkat Isu Pengungsi Rohingya

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengikuti pertemuan retreat KTT ke-34 ASEAN di Bangkok, Thailand. Jokowi kembali menyoroti isu etnis Rohingya di Rakhine State, Myanmar.

"Saya ingin bicara sebagai satu keluarga, berterus terang, untuk kebaikan kita semua," kata Jokowi memulai pandangannya dalam pertemuan retreat KTT ke34 ASEAN di The Athenee Hotel, Luxury Collection, Bangkok, Minggu (23/6/2019).

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, terdapat ulasan mengenai fenomena peternak yang menjual langsung ayamnya dengan harga murah di jalanan. Ada pula berita tentang acara bersepeda di Prambanan.

Peternak Jual Ayam di Jalan

Berbagai cara dilakukan para peternak unggas mandiri untuk menyikapi harga ayam hidup yang tidak kunjung normal. Aksi menjual ayam di pinggir jalan mulai mereka lakukan.

Kondisi tersebut terjadi hampir di semua daerah. Para peternak tersebut menjual ayam hidup langsung kepada konsumen dengan harga murah agar mengurangi stok ayam yang melimpah.

Simak secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Bersepeda Mengenal Candi di Kawasan Prambanan

Seribuan orang bersepeda melintasi jalan-jalan di sekitar kompleks Candi Plaosan di kawasan Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Minggu (23/6/2019) pagi. Saat itu, mereka telah menempuh separuh perjalanan yang berjarak 7,5 kilometer.

Di kawasan Candi Plaosan mereka tak sekadar melintas. Sebagian berhenti mengayuh pedal untuk sejenak menikmati suasana dan pemandangan hamparan sawah berlatar belakang candi kembar.

Baca selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten