Solopos Hari Ini: Napas Rakyat Kecil

Koran Solopos edisi hari ini mengupas tentang perpanjangan PPKM Level 4 dengan sejumlah kelonggaran demi memperpanjang napas rakyat kecil.

 Koran Solopos edisi hari ini, Selasa (27/7/2021). (Solopos.com/Kaled Hasby Ashshidiqy)

SOLOPOS.COM - Koran Solopos edisi hari ini, Selasa (27/7/2021). (Solopos.com/Kaled Hasby Ashshidiqy)

Solopos.com, SOLO — Ulasan utama Koran Solopos hari ini, Selasa (27/7/2021), tentang pelonggaran kegiatan di pasar tradisional dan sektor ekonomi berskala kecil dinilai sebagai upaya memberikan napas bagi rakyat. Topik ini diulas dalam headline berjudul Napas Rakyat Kecil. Berikut kutipan beritanya.

Meski jauh dari penanganan pandemi yang sempurna, tak banyak pilihan selain sedikit pelonggaran. Di Kota Bengawan, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mengizinkan belasan pasar tradisional nonesensial kembali beroperasi terbatas seiring perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 mulai Selasa (26/7/2021). Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, mengatakan 14 pasar mulai buka pada Selasa.

Baca Juga: Viral Warga Klaten Sedang Isoman Tertipu Penjualan Oksigen Online, Ini Kata Polisi

Kebijakan itu sudah disesuaikan dengan Instruksi menteri (Inmen) dan aturan pemerintah pusat. Aturan tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota No.067/2284 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 Covid-19. Pasar bahan-bahan. kebutuhan pokok atau esensial diperbolehkan beroperasi hingga pukul 17.00 WIB. Sedangkan pasar nonesensial dibatasi sampai jam 15.00 WIB.

Berita lain yang disajikan Koran Solopos hari ini yakni:

Putra Klaten Mengejar Prestasi di Olimpiade

Langkah tim panahan Indonesia nomor beregu putra Olimpiade 2020 Tokyo terhenti. Mereka kalah telak 0-6 dari Inggris Raya dalam babak eliminasi 16 besar di Yumenoshima Final Field, Tokyo, Senin (26/7/2021).

Namun, kekalahan itu tidak mengurangi rasa bangga warga Indonesia terhadap para pemain.

Baca Juga: Ada Kebakaran di Lereng Gunung Merapi, Ini Penjelasan BPPTKG

Bagi warga Klaten, salah satu anggota tim panahan Indonesia. sudah mewakili mereka di pentas tertinggi olahraga dunia itu. Dia adalah Alvianto Bagas Prastyadi, pemuda asal Jatinom, Klaten. Pemuda kelahiran Klaten, 18 Februari 2002, ini merupakan atlet panahan andalan Indonesia di ajang Olimpiade Tokyo 2020. Bagas tampil di nomor beregu recurve putra panahan pada Senin.

Di nomor tersebut, Bagas bakal bahu membahu bersama rekannya, Riau Ega Agatha dan Arif Dwi Pangestu. Selanjutnya, Bagas juga dijadwalkan tampil di nomor individu di nomor beregu pada Selasa (27/7/2021) ini.

Delapan Lowongan CPNS Minim Pelamar

Pemerintah Kota (Pemkot) Salo menyebut delapan dari 738 lowongan perekrutan calon pegawai negeri sipil/aparatur sipil negara (CPNS/ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) minim pelamar.

Lowongan tersebut, yakni dokter spesialis kandungan, fisikawan medis, dokter spesialis bedah, teknisi alat elektro dan alat komunikasi, administrasi kesehatan, operator komunikasi, operator sandi dan telekomunikasi, dan psikologi klinis.

Masing-masing lowongan hanya dilamar satu orang, tiga orang, hingga lima orang sejak pembukaan pendaftaran.

Berbagai berita pilihan yang dimuat di Koran Solopos Hari Ini bisa Anda simak diĀ Espos Premium.

Berita Terkait

Espos Premium

Mau Donor Darah Saat Pandemi? Aman Kok!

Mau Donor Darah Saat Pandemi? Aman Kok!

Sebelum pandemi stok darah yang dimiliki PMI cukup untuk kebutuhan empat hari, pada masa pandemi berkurang menjadi hanya dua hari. Selain khawatir tertular Covid-19, masyarakat pun sulit mengakses fasilitas donor darah akibat pembatasan mobilitas.

Berita Terkini

Puan Maharani Terima Beasiswa PIP, Begini Kisahnya...

Rano Karno mengaku terkejut ketika ada pelajar bernama Puan Maharani dan masuk dalam program PIP.

Alhamdulillah...Tak Ada Lagi PPKM Level 4 di Jawa dan Bali

Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan akan dilakukan uji coba pembukaan mal atau pusat perbelanjaan bagi anak usia di bawah 12 tahun.

Dipuji Bank Dunia, Airlangga: Vaksinasi dan Taat Prokes Cara Menangani Pandemi

Menurut Airlangga, pemerintah juga menekankan agar vaksinasi Covid-19 dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan (prokes).

Manfaatkan Posisi Jenderal, Napoleon Bonaparte Diduga Bisa Aniaya M Kece di Rutan Bareskrim

Napoleon Bonaparte diduga kuat bisa menganiaya Muhammad Kece di balik jeruji besi karena merasa seorang atasan.

3 Petugas Jadi Tersangka Kebakaran LP Tangerang

Tiga tersangka tersebut merupakan pegawai LP Kelas I Tangerang berinisial RE, S, dan Y.

Jokowi Bubarkan 3 BUMN, Namanya Mungkin Anda Baru Dengar

Presiden Jokowi membubarkan tiga BUMN dan menggabungkannya dengan perusahaan pelat merah lain untuk efisiensi.

Mau Donor Darah Saat Pandemi? Aman Kok!

Sebelum pandemi stok darah yang dimiliki PMI cukup untuk kebutuhan empat hari, pada masa pandemi berkurang menjadi hanya dua hari. Selain khawatir tertular Covid-19, masyarakat pun sulit mengakses fasilitas donor darah akibat pembatasan mobilitas.

Menpan RB Pastikan Tak Ada Perekrutan CPNS Tahun Depan, Hanya PPPK

Menpan RB, Tjahjo Kumolo, menyebutkan perekrutan CASN tahun depan hanya untuk PPPK tak ada CPNS.

Irjen Napoleon Berdalih Agama untuk Aniaya Muhammad Kece, Polisi: Caper!

Bareskrim Polri menilai yang dilakukan Irjen Napoleon menyebarkan surat terbuka yang menyebut aksinya menganiaya Muhammad Kece berdalih agama sekadar cari perhatian alias caper.

Terbukti Menyelundupkan Harley Davidson, Ari Ashkara Akhirnya Tak Dipenjara, Lho?

JPU mencabut banding atas vonis PN Tangerang terhadap mantan Dirut Garuda, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara, yang membuatnya tak dipenjara.

Tak Benarkan Tindakan Irjen Napoleon Aniaya Muhammad Kece, PBNU: Harusnya Didakwahi

PBNU tidak membenarkan melakukan kekerasan dengan alasan agama sekalipun seperti yang dilakukan Irjen Napoleon Bonaparte kepada Muhammad Kece.

10 Berita Terpopuler : Batu Keramat di Sragen Tak Bisa Dipindah - 4 Wilayah di Jateng Rawan Tsunami

Informasi tentang batu keramat di Sragen hingga wilayah rawan tsunami masuk daftar 10 berita terpopuler Solopos.com pagi ini.

Round Up: Faktor Agama Picu Kasus Pemukulan Irjen Napoleon terhadap Muhammad Kece

Pelecehan agama menjadi alasan Irjen Pol Napoleon Bonaparte memukul Muhammad Kece dan melumurinya dengan kotoran.

Dua Kunci untuk Mengubah Pandemi Covid-19 Jadi Endemi

Terdapat dua kunci yang bisa dilakukan masyarakat untuk mengubah pandemi Covid-19 menjadi endemi. Kira-kira apa itu?

Penyaluran Kredit Bank Sampoerna Tembus Rp8,5 Triliun

Penyaluran kredit Bank Sampoerna berhasil menembus Rp8,5 triliun sampai akhir semester I/2021.