Solopos Hari Ini: Mulai Jenuh, Tak Sabar Berwisata
Harian Umum Solopos edisi Selasa (2/6/2020).

Solopos.com, SOLO — Masyarakat Soloraya mulai memadati kawasan wisata pascalebaran dan tampak masyarakat tak sabar berwisata. Kendaraan terpantau padat di beberapa kawasan wisata meski pandemi Covid-19 belum mereda.

Selain lima aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Solo terkonfi rmasi positif Covid-19, kasus serupa juga terjadi di Sukoharjo, Klaten, dan Boyolali. Sebanyak dua kasus baru positif Covid-19 terjadi di Sukoharjo, dan masing-masing satu orang di Klaten dan Boyolali, Senin (1/6/2020).

Ulasan mengenai masyarakat yang tak sabar berwisata di tengah pandemi Covid-19 itu menjadi sorotan utama di Harian Umum Solopos edisi hari ini, Selasa (2/6/2020). Berita tersebut bisa dibaca selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Selain itu, di halaman utama Harian Umum Solopos edisi hari ini juga terdapat kabar mengenai prediksi Presiden Jokowi tentang kesulitan masyarakat Indonesia yang berlangsung hingga tahun depan.

Jokowi Prediksi Situasi Sulit hingga 2021

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memprediksi situasi sulit akan dihadapi rakyat Indonesia pada 2020 dan tahun depan. Jokowi mengatakan masyarakat perlu daya juang menghadapi pandemi Covid-19.

"Tantangan yang kita hadapi tidaklah mudah, tahun ini atau bahkan tahun depan situasi yang sulit masih akan kita hadapi, situasi yang memerlukan daya juang kita sebagai bangsa," ujar Jokowi dalam upacara peringatan Hari Lahir Pancasila dari Istana Bogor, Jawa Barat, yang disiarkan saluran Youtube Sekretariat Presiden, Senin (1/6/2020).

Simak selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, ada kabar mengenai lima ASN di Kota Solo yang positif Covid-19. Ada pula ulasan mengenai perjuangan mahasiswa menempuh kuliah online di tengah pandemi Covid-19.

5 ASN Positif Covid-19 Tak Tinggal di Solo

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo menyebut sebanyak lima aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) terkonfirmasi positif corona. Kelima ASN tersebut empat di antaranya adalah tenaga kesehatan (nakes) Dinas Kesehatan Kota (DKK) dan satu pegawai di Dinas Sosial (Dinsos).

Kelimanya saat ini dirawat di sejumlah rumah sakit di Soloraya. Kepala DKK Solo, Siti Wahyuningsih, mengatakan kelima ASN tersebut tidak berdomisili di Solo. Sehingga Pemkot berkoordinasi dengan pemerintah daerah tempat tinggal mereka untuk pelacakan kontak erat dan kontak dekat.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Mengungsi ke Rumah Saudara hingga Naik Ke Atap Rumah

Pada masa pandemi corona (Covid-19) ini hampir semua kampus menerapkan kuliah dalam jaringan (daring). Dosen memberikan materi dari rumah atau kampus, sedangkan mahasiswa mengikuti dari rumah di daerah masing-masing.

Dalam kuliah daring ini, gawai atau sarana komunikasi yang terhubung dengan Internet mutlak diperlukan. Tanpa koneksi tersebut, sulit rasanya mengikuti kuliah jarak jauh.

Simak secara lengkap di: E-Paper Solopos.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho