Harian Umum Solopos edisi Senin (17/6/2019).

Solopos.com, SOLO — Sekelompok pemuda di Lingkungan Gerdu RT 002/RW 006, Kelurahan Giripurwo, Wonogiri, mengecat seluruh dinding rumah dan fasilitas umum dengan aneka warna. Hal itu sebagai upaya menghapus predikat kampung kumuh.

Mereka juga membikin mural dan grafiti bertema budaya dan pariwisata di sejumlah tembok. Mereka menginisiasi lahirnya kampung warna-warni di Gerdu. Bermodal keyakinan dan slogan Cantik Kampungku, Cantik Kotaku, mereka mengeksekusi ide kampung warna-warni.

Ulasan mengenai upaya warga Wonogiri menghapus predikat kampung kumuh itu menjadi sorotan di Harian Umum Solopos edisi hari ini, Senin (17/6/2019). Berita tersebut bisa dibaca selengkapnya di E-Paper Solopos.

Selain itu, di halaman utama Harian Umum Solopos edisi hari ini juga menyajikan kabar terbaru dari Bandara Adi Soemarmo yang bakal memiliki terminal baru.

KA Bandara Beroperasi September 2019

Bandara Adi Soemarmo bakal memiliki terminal baru pada akhir Juni ini. Hal ini seiring konektivitas dengan kereta api (KA) bandara yang direncanakan beroperasi September 2019.

General Manager PT Angkasa Pura (AP) I Bandara Adi Soemarmo, Abdullah Usman, mengatakan terminal baru ini untuk keberangkatan domestik maupun internasional. "Sama dengan terminal lama, luas terminal baru ini adalah 13.000 m2," paparnya kepada wartawan, akhir pekan lalu.

Simak secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, ada berita utama mengenai upaya pada kades di Sragen untuk menyetop politik uang. Ada pula ulasan mengenai kelompok tani di Karanganyar yang berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Forum Kades Sepakat Setop Politik Uang

FKKD Kabupaten Sragen sepakat menghentikan politik uang dan mendukung pembentukan satuan tugas pemberantasan politik uang. Satuan tugas ini akan bekerja dalam pemilihan kepala desa (pilkades) yang diikuti 176 desa di Kabupaten Sragen pada 26 September mendatang.

Wakil Ketua Forum Komunikasi Kepala Desa (FKKD) Kabupaten Sragen, Siswanto, mengatakan FKKD telah menggelar pertemuan pada Jumat (14/6/2019) siang. Pertemuan itu membahas rencana pembentukan satuan tugas pemberantasan politik uang oleh Pemerintah Kabupaten Sragen.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Kelompok Tani Ternak Sejahterakan Masyarakat

Beberapa tahun lalu warga Kampung Begajah, Kelurahan Popongan, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar hanya menggantungkan hidup dengan bertani dan menjadi tukang bangunan. Inisiatif membangun kandang sapi komunal yang dikelola Kelompok Tani Ternak (KTT) Ngudi Rejeki di kampung itu berhasil meningkatkan kesejahteraan warga kampung itu.

Suara nyaring mesin pencacah terdengar dari bangunan pengolahan pupuk di area kandang sapi komunal KTT Ngudi Rejeki. Pada Sabtu (15/6/2019), pukul 15.00 WIB, Yuli, 35, menggiling rumput gajah yang ia kumpulkan dari lahan di sekitar kawasan peternakan terpadu itu.

Simak selengkapnya di: E-Paper Solopos.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten