Harian Umum Solopos edisi Minggu (5/5/2019).

Solopos.com, SOLO — Pemerintah mematangkan pembahasan kawasan Megapolitan Jogja-Solo-Semarang (Joglosemar) untuk mengoptimalkan sektor pariwisata dalam negeri. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan kesiapan fasilitas transportasi Jogja-Solo dalam mendukung kesiapan kawasan Jogja, Solo dan Semarang (Joglosemar) sebagai destinasi wisata nasional.

"Pada kunjungan hari ini [Sabtu] kami melakukan pembahasan berkaitan dengan Megapolitan Jogja-Solo karena memang kami merencanakan tujuan wisata yang 10 Bali baru di antaranya Joglosemar, yaitu Jogja, Solo, dan Semarang," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, saat kunjungan kerja di Stasiun Solo Balapan, Sabtu (4/5/2019).

Kabar mengenai pematangan kawasan Megapolitan Jogja-Solo-Semarang itu menjadi headline di Harian Umum Solopos edisi hari ini, Minggu (5/5/2019). Berita tersebut bisa dibaca selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Selain itu, di halaman utama Harian Umum Solopos edisi hari ini juga tersaji ulasan mengenai tercorengnya dunia peradilan. Hal itu dipicu hakim di Pengadilan Negeri (PN) Balikpapan, Kalimantan Timur, Kayat, ditetapkan sebagai tersangka suap.

Dunia Peradilan Tercoreng, MA Diminta Tegas

Dunia peradilan kembali tercoreng setelah hakim di Pengadilan Negeri (PN) Balikpapan, Kalimantan Timur, Kayat, ditetapkan sebagai tersangka suap. KPK meminta Mahkamah Agung (MA) serius menindak tegas setiap pelanggaran.

"Karena berulangnya hakim yang dijerat korupsi, KPK meminta keseriusan Mahkamah Agung melakukan perbaikan ke dalam dan bertindak tegas terhadap pelanggaran sekecil apa pun, terutama untuk posisi hakim dan pihak terkait lainnya," kata Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif di Kantor KPK, Jakarta Selatan, Sabtu (4/5/2019).

Simak secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Harian Umum Solopos edisi Minggu juga menyajikan beragam kabar dari dunia olahraga. Berita terbaru dari bulu tangks dan sepak bola tersaji di Harian Umum Solopos edisi hari ini.

Jangan Sampai Tanpa Gelar Lagi

Indonesia berpeluang menjadi juara umum dalam ajang kejuaraan bulu tangkis New Zealand Open 2019. Tim Merah Putih menempatkan tiga wakilnya di babak final yang akan digelar di Auckland, Selandia Baru, Minggu (5/5/2019).

Jonatan Christie (tunggal putra), M. Ahsan/Hendra Setiawan (ganda putra), dan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (ganda campuran), berpeluang mempersembahkan gelar juara. Pencapaian ini tentu menjadi kabar baik setelah Indonesia harus pulang tanpa gelar dari Malaysia Open 2019, Singapore Open 2019 dan Badminton Asia Championships, beberapa waktu lalu.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Pencoretan Pemain Bukan Gertak Sambal

Pencoretan pemain Persis Solo bukan gertak sambal. Pelatih dan manajemen tim telah membahas dan menentukan beberapa nama yang bakal dibuang dari skuat Laskar Sambernyawa.

Rencana pencoretan pemain tersebut mencuat setelah Persis ditekuk Sriwijaya FC dengan skor 0-1 pada laga uji coba di lapangan sepak bola Lanud Adi Soemarmo, Colomadu, Karanganyar, Jumat (3/5/2019) sore.

Simak selengkapnya di: E-Paper Solopos.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten