Tutup Iklan
Harian Umum Solopos edisi Jumat (30/8/2019).

Solopos.com, SOLO — Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani memastikan iuran JKN-KIS BPJS Kesehatan naik per 1 September. Warga yang selama ini nunggak premi makin tak mampu membayarnya.

Gara-gara terlilit masalah ekonomi, banyak peserta mandiri yang menunggak iuran Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Jika iuran dinaikkan, mereka tambah sulit mengakses pelayanan kesehatan.

Kabar mengenai kenaikan iuran BPJS Kesehatan itu menjadi berita utama di Harian Umum http://www.solopos.com">Solopos edisi hari ini, Jumat (30/8/2019). Berita tersebut bisa disimak selengkapnya di: https://epaper.solopos.com/">E-Paper Solopos.

Selain itu, ada kabar dari undian grup Liga Champions 2019/2020. Berikut ulasan lengkap undian grp Liga Champions 2019/2020.

Barca Berjodoh dengan Grup Neraka

Genderang perang Liga Champions 2019/2020 telah ditabuh. Pengundian fase grup telah dilakukan di Grimaldi Forum, Monako, Kamis (29/8/2019) pukul 23.30 WIB. Sebelum pengundian, pencinta kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Benua Eropa tersebut menunggu kejutan klub mana yang akan menghuni grup neraka.

Berdasarkan hasil pengundian tersebut, Grup F layak disebut sebagai Grup Neraka karena dihuni Barcelona, Borussia Dortmund, Inter Milan, dan Slavia Praha. Barca dan Inter Milan memang berjodoh di fase grup Liga Champions.

Simak secara lengkap di: https://epaper.solopos.com/">E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, ada kabar mengenai isu jual beli jabatan yang merebak di Kabupaten Sukoharjo. Ada pula kabar hilangnya sertifikat tanah milik Jokowi.

Bupati Tepis Isu Jual Beli Jabatan

Isu jual beli jabatan merebak di Kabupaten Sukoharjo, bersamaan dengan mutasi 192 pejabat eselon IV hingga II. Isu tersebut bahkan masuk ke telinga Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya.

Saat melantik pejabat baru di lingkungan Pemkab Sukoharjo di Graha Satya Praja (GSP) kompleks Setda, Kamis (29/8/2019), Wardoyo langsung menepis tudingan tersebut. Ia memastikan dan menjamin tidak ada jual beli jabatan dalam roda pemerintahan yang dijalankannya.

Baca selengkapnya di: https://epaper.solopos.com/">E-Paper Solopos.

2 Sertifikat Tanah Jokowi di Banyuanyar Hilang

Dua sertifikat tanah milik Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) yang berada di Banyuanyar, Banjarsari, Solo, hilang. Hal tersebut diketahui berdasarkan laporan dari pihak Jokowi yang mengajukan permohonan penerbitan surat tanah yang baru, Kamis (29/8/2019).

Dua sertifikat milik Jokowi yang hilang masing-masing memiliki luas 365 meter persegi dan 716 meter persegi. Kedua tanah tersebut berlokasi di Banyuanyar atas nama Joko Widodo. Permohonan dilakukan oleh Wahyudi Indrianto yang diberikan kuasa untuk melakukan pengajuan tersebut.

Baca secara lengkap di: https://epaper.solopos.com/">E-Paper Solopos.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten