Solopos Hari Ini: KPU Tolak TPF Kecurangan Usulan Kubu Prabowo-Sandi
Solopos 27 April 2019

Solopos.com, SOLO – Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga S. Uno mengusulkan pembentukan tim pencari fakta (TPF) kecurangan pemilu. Komisi Pemilihan Umum (KPU) tak setuju TPF namun mempersilakan DPR membikin panitia khusus (pansus).

Ketua KPU Arief Budiman menilai tak perlu ada pembentukan TPF kecurangan pemilu. ”Enggaklah, saya merasa belum sampai sejauh itu, tidak diperlukan menurut saya,” kata Arief di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (26/4/2019).

Usulan kubu Prabowo dan Sandiaga Uno yang ingin pembentukan TPF menjadi headline di Harian Umum Solopos edisi Sabtu (27/4/2019). Selain kabar tersebut, berikut beberapa kabar lainnya yang menjadi fokus utama hari ini:

BANJIR JAKARTA: 2 Warga Meninggal, Ribuan Mengungsi
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada dua orang yang meninggal dunia akibat banjir di Jakarta. Korban meninggal karena terseret arus dan terkena serangan jantung.

PILKADA SOLO: Gerindra Galang Kekuatan dengan PAN & PKS
Pertarungan politik Pemilu tahun 2019 belum juga tuntas. Namun partai-partai politik (parpol) di Kota Bengawan sudah ancangancang menyongsong agenda akbar Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Solo 2020.

Baca selengkapnya: Epaper Solopos

Penanganan kasus praktik politik uang atau money politics yang diduga dilakukan calon anggota DPRD Wonogiri nomor urut 8 daerah pemilihan (dapil) I dari Partai Gerindra, Lambang Purnomo, kini berada di tangan Polres Wonogiri.

Hal itu setelah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) melimpahkan berkas perkara, Jumat (26/4) petang. Langkah tersebut sebagai tindak lanjut putusan Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) yang menyatakan tindakan Lambang memberi amplop berisi uang Rp50.000/amplop memenuhi unsur pidana pemilu.

Berita money politics di Wonogiri menjadi headline halaman Soloraya Solopos edisi Sabtu (27/4/2019). Berikut beberapa kabar lainnya:

KASUS KEMATIAN: Dosen Undip Ditemukan Meninggal di Mobilnya
Warga Desa Ngasem, Colomadu, Karanganyar dan warga Kertonatan, Kartasura, Sukoharjo digemparkan dengan penemuan orang yang meninggal dunia di dalam mobil Ford Everest dengan nomor polisi D-1348-QS di pertigaan dekat jalur keluar atau exit tol Colomadu kawasan Ngasem, Colomadu, Karanganyar, Kamis (25/4) malam.

Baca selengkapnya: Epaper Solopos


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho