Tutup Iklan
Harian Umum Solopos edisi Rabu (21/8/2019).

Solopos.com, SOLO — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan jaksa dan kontraktor asal Solo sebagai tersangka dalam kasus gratifikasi proyek di Jogja. Penyerahan fee proyek itu berlangsung di Solo.

Jaksa dari Kejari Jogja Eka Safitra ditahan KPK bersamaan dengan operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin (19/8/2019). KPK juga menetapkan jaksa asal Kejari Solo Satriawan Sulaksono sebagai tersangka namun belum ditahan. KPK meminta Satriawan Sulaksono menyerahkan diri.

Kabar terbaru mengenai kasus gratifikasi proyek di Jogja itu menjadi sorotan utama pada Harian Umum ">Solopos edisi hari ini, Rabu (21/8/2019). Berita tersebut bisa disimak secara lengkap di: ">E-Paper Solopos.

Selain itu, di halaman utama Harian Umum ">Solopos edisi hari ini ada kabar mengenai akibat kerusuhan di Papua Barat. Sebanyak 25 fasilitas umum rusak.

25 Fasum Rusak, Penting Cegah Diskriminasi Rasial

Sebanyak 25 fasilitas umum (fasum) rusak akibat kerusuhan di Papua Barat. Fasum itu berada di wilayah Sorong dan Manokwari.

"Untuk sementara, di Sorong ada hampir 15 fasilitas publik yang mengalami kerusakan. Di Kota Manokwari sendiri sekitar 10 fasilitas publik yang mengalami kerusakan dan ini masih didata," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (20/8/2019).

Baca selengkapnya di: ">E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, ada kabar mengenai rencana percepatan pembukaan bagian tengah Jl. Jenderal Sudirman Solo. Ada pula kabar penyambungan rel ganda di Solo.

Jalan Tengah Jensud Dibuka Pekan Depan

Bagian tengah Jl. Jenderal Sudirman (Jensud) Solo bisa kembali dilalui kendaraan umum paling cepat per Senin (26/8/2019). Sebelumnya, kawasan tersebut dibuka sementara untuk Pawai Pembangunan, Minggu (18/8/2019), dan untuk jalur Balap Sepeda Tour D' Indonesia 2019, Senin (19/8/2019).

Pembukaan dilakukan karena renovasi ruas selebar 12 meter mulai dari Patung Slamet Riyadi hingga bagian depan Gedung Bank Indonesia (BI) lama itu sudah selesai. Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Solo, Arif Nurhadi, mengatakan pembukaan ruas jalan untuk kendaraan umum itu rencananya dilakukan sesudah Pawai Pembangunan selesai namun urung karena menunggu rampungnya pengerjaan saluran drainase di samping Kantor Telkom Solo.

Simak selengkapnya di: ">E-Paper Solopos.

Solo-Kedungbanteng Terhubung, Prameks Bisa Sampai Palur

Penyambungan rel ganda lintas Solo Balapan-Solo Jebres selesai dilakukan, Selasa (20/8/2019). Kini jalur rel ganda Solo-Kedungbanteng pun telah terhubung secara sempurna.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Jawa Bagian Tengah, Bram Hertasning, mengatakan dengan terhubungnya jalur ganda ruas Palur-Solo Jebres tersebut maka jalur ganda Solo-Kedungbanteng telah terhubung secara keseluruhan sepanjang 42 km.

Baca secara lengkap di: ">E-Paper Solopos.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten