Harian Umum Solopos edisi Jumat (10/5/2019).

Solopos.com, SOLO —Konflik yang melibatkan perguruan silat terus berulang. Belum ada solusi permanen untuk mengatasi konflik yang terjadi sejak puluhan tahun itu. Terakhir konflik terjadi antara massa dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan Persaudaraan Setia Hati Tunas Muda Winongo (SH Winongo) di Wonogiri.

Kasatreskrim Polres Wonogiri, AKP Aditia Mulya Ramdhani, yang tengah bertugas mencegah konflik menjadi korban penganiayaan hingga mengalami luka serius. Aditia tidak sadarkan diri dan dirawat di ICU RS dr. Oen Solo Baru, Sukoharjo.

Ulasan mengenai konflik perguruan silat itu menjadi sorotan utama di Harian Umum Solopos edisi hari ini, Jumat (10/5/2019). Berita tersebut bisa disimak secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Selain itu, halaman utama Harian Umum Solopos edisi hari ini menyajikan kabar mengenai delik makar yang menuai pro dan kontra setalah Pilpres 2019.

Delik Makar Tuai Pro-Kontra

Penggunaan delik makar kembali mencuat dan menuai pro-kontra setelah Pilpres 2019. Politikus PAN Eggi Sudjana ditetapkan sebagai tersangka kasus makar terkait pidatonya yang berkaitan dengan people power.

Eggi yang menjadi tersangka makar sempat mengikuti aksi unjuk rasa di Bawaslu menuntut pengusutan kecurangan Pemilu 2019. "Ini bukti nyata people power, walaupun belum banyak, inilah bentuk people power yang sesungguhnya, bukan people power untuk makar," kata dia.

Simak selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, ada ulasan mengenai wacana pelarangan konsumsi daging anjing di Kota Solo. Ada pula kabar dari dunia peternakan air tawar di Klaten.

Pemerintah Diminta Larang Konsumsi

Seruan untuk menghentikan perdagangan dan konsumsi daging anjing kembali disuarakan di Solo. Kali ini para aktivis pencinta anjing yang tergabung dalam Dog Meat Free Indonesia (DMFI) melakukan audiensi dengan para legislator Komisi IV DPRD Solo, Kamis (9/5/2019).

Mereka menuntut pelarangan perdagangan daging anjing di Kota Solo yang selama ini sangat marak. Bahkan berdasarkan investigasi DMFI diduga kuat 500 ekor anjing kampung didatangkan dari luar Solo seperti dari Jawa Barat (Jabar), setiap bulan.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Berharap Untung Berlipat Jelang Lebaran

Petani ikan di kawasan Polanharjo, Klaten, bersiap meraup untung berlipat menjelang Lebaran 2019. Saat memasuki pekan I Ramadan 2019, nilai jual ikan mentah di pasaran sudah mengalami kenaikan signifikan, yakni mendekati Rp30.000 per kilogram.

Kepala Desa (Kades) Nganjat, Pandu Sujatmoko, mengatakan produksi ikan nila di desanya setiap bulan mencapai 15 ton. Jumlah petani ikan di Nganjat mencapai 30-an orang.

Baca selengkapnya di: E-Paper Solopos.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten

%d blogger menyukai ini: