Solopos Hari Ini: Komersialisasi Bayangi Vaksinasi
Koran Solopos hari ini edisi Senin (25/1/2021) mengulas tentang komersialisasi bayangi vaksinasi.

Solopos.com, SOLO--Koran Solopos hari ini edisi Senin (25/1/2021) mengulas tentang komersialisasi bayangi vaksinasi.

Sebanyak 31 kabupaten/kota di Jawa Tengah (Jateng) akan melaksanakan vaksinasi serentak pada Senin ini.  Sementara itu, pemerintah masih membuka peluang vaksinasi mandiri (komersil) oleh swasta.

Pembahasan antara pemerintah dan pengusaha ihwal vaksinasi mendiri belum mengalami perkembangan berarti sejak Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan sinyal hijau akhir pekan lalu.

Selengkapnya baca E-paper Solopos. 

Ribuan Puntung Rokok di 2 Taman Kota

SOLO-- Pemuda Penggerak menemukan 1.295 puntung rokok di Taman Jayawijaya dan 465 puntung rokok di Taman Banjarsari, Solo, Sabtu (24/1/2021). Butuh sinergi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Solo dengan masyarakat untuk menegakkan Perda No.9 tahun 2019 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Ketua Pemuda Penggerak, Cikal Ardina Sari, menjelaskan delapan pengurus Pemuda Penggerak melakukan aksi pungut puntung rokok dengan temuan 1.295 puntung rokok, 29 bungkus rokok, dan tiga korek api di Taman Jayawijaya. Tim juga menemukan 465 puntung rokok dan 29 bungkus rokok di Monumen Banjarsari.

“Banyak puntung rokok  terjepit atau di sela-sela paving block. Ambilnya sampai di situ. Hasil temuan masih dibawa oleh teman kami,” kata dia kepada Espos melalui telepon, Minggu (24/1/2021).

Selengkapnya baca E-paper Solopos. 

Awas,Januari-Februari Puncak Bencana

SOLO—Jawa Tengah menjadi salah satu daerah di Indonesia yang berpotensi terus diguyur hujan lebat selama Januari-Februari. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan puncak bencana akibat cuaca buruk itu bakal terjadi pada medio bulan itu.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo, Toto Sumakno, mengatakan Solo termasuk daerah yang bercurah hujan tinggi.

Namun, potensi bencana banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung tidak setinggi daerah Soloraya lain.

“Solo termasuk aman. Kombinasi hujan dan angin terkadang bikin pohon tumbang. Kami sudah menyiapkan tim yang ready on call untuk menghadapi situasi tersebut. 24 jam terus siaga. Kami sudah menyiapkan alat pelindung diri (APD), lengkap dengan peralatan, logistik, gergaji mesin dan sebagainya,” kata dia, Minggu (24/1/2021).

Selengkapnya baca E-paper Solopos. 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom