Harian Umum Solopos edisi Rabu (15/1/2020).

Solopos.com, SOLO — Pemilihan kepala daerah di Boyolali kemungkinan diikuti satu pasangan calon dari PDIP. Pasangan itu akan melawan bumbung kosong. Kendati demikian, PDIP tetap akan berkampanye.

DPC PDIP Boyolali menargetkan 80% suara dalam pilkada 2020. Pada pilkada 2015, pasangan Seno Samodro–M. Said Hidayat yang diusung partai itu meraih 69% suara. Ketua DPC PDIP Boyolali, S. Paryanto, mengatakan target pada pilkada 2020 adalah 80% suara.

Kabar mengenai potensi calon tunggal di Pilkada Boyolali 2020 itu menjadi headline pada Harian Umum Solopos edisi hari ini, Rabu (15/1/2020). Berita tersebut bisa disimak selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Selain itu, di halaman utama Harian Umum Solopos edisi hari ini juga terdapat kabar kemeriahan Kota Solo menyambut Hari Raya Imlek.

Merah Meriah Festival Imlek

Lampion untuk menyambut Hari Raya Imlek mulai dinyalakan. Ratusan warga Solo dan sekitarnya menyemut di Jl. Jenderal Sudirman, Plaza Balai Kota Solo, sekitar Tugu Jam Pasar Gede, dan Jl. Urip Sumoharjo, Selasa (14/1/2020) malam.

Mereka menikmati penyalaan lampu lampion yang menandai peringatan Hari Raya Imlek di Kota Bengawan. Penyalaan lampu lampion tersebut baru uji coba. Belum seluruh lampion menyala.

Baca selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, ada ulasan mengenai perubahan jalur BST karena ada pembangunan flyover di Purwosari Solo. Ada pula ulasan mengenai jumlah wisatawan yang berkunjung selama 2019.

Bus Penjemput Penumpang Disiapkan

PT Bengawan Solo Trans (BST) mengubah sebagian jalur bus Koridor 1 dan 2 terkait pembangunan jalan layang (flyover) Purwosari. Perubahan rute itu juga diprediksi berdampak pada penurunan jumlah penumpang.

Untuk melayani penumpang yang terdampak perubahan rute, PT BST menyiapkan bus penjemputan atau shuttle untuk menjemput penumpang di jalur biasa yang untuk sementara tak dilewati bus.

Simak secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Wisatawan ke Solo Tembus 5,3 Juta

Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kota Solo menjadi 5.330.085 orang sepanjang 2019. Jumlah ini naik 13,5% dari 2018 sekaligus menjadi jumlah lawatan terbanyak dalam empat tahun terakhir.

Kepala Seksi Pengembangan Daya Tarik Wisata Disparta Solo, Weni Andriyanto, mengatakan kunjungan ini masih didominasi wisatawan domestik yang mencapai 5,2 juta orang selama 2019.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten