Harian Umum Solopos edisi Rabu (26/6/2019).

Solopos.com, SOLO — Wali Kota Solo menetapkan kuota jalur prestasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SD dan SMP di Kota Solo bertambah dari 5% menjadi 10%. Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo menandatangani peraturan wali kota (perwali) tersebut, Selasa (25/6/2019) siang.

Rudy, sapaan akrabnya, mengatakan jalur prestasi sebelumnya hanya diberi kuota 5% sesuai Permendibud No. 51/2018. Namun, Mendikbud kemudian merevisi kuota dalam permendikbud itu dengan memberi jatah jalur prestasi dengan rentang 5%-15%.

Kabar mengenai PPDB 2019 masih menjadi sorotan utama pada Harian Umum Solopos edisi hari ini, Rabu (26/6/2019). Berita tersebut bisa dibaca selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Selain itu, halaman utama Harian Umum Solopos edisi hari ini juga menyajikan kabar utama mengenai ancaman Menko Polhukam dan Kapolri jika ada perusuh saat sidang MK.

Wiranto & Tito Ancam Perusuh saat Sidang MK

Menko Polhukam Wiranto meminta agar tidak ada aksi yang digelar di kawasan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) hingga pembacaan putusan gugatan Pilpres 2019 pada Kamis (27/6/2019). Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian sebelumnya juga menyatakan hal serupa.

"Kepolisian sudah katakan jangan sampai ada unjuk rasa di sekitar MK karena akan mengganggu kegiatan yang menyangkut kepentingan nasional. Kalau ada yang nekat, ada demonstrasi bahkan menimbulkan kerusuhan, saya tinggal cari saja," kata Wiranto seusai rapat dengan Badan Anggaran di Gedung DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (25/6/2019).

Simak selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, ada kabar mengenai konsep aglomerasi transportasi di wilayah Soloraya. Ada pula ulasan mengenai pembagian ayam gratis yang akan dilakukan Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar).

Aglomerasi Harus Libatkan PO Lokal

Konsep aglomerasi transportasi Soloraya harus melibatkan PO lokal yang berjasa membuka jalur transportasi di wilayah Soloraya. Pemerintah Kabupaten Sragen merespons positif rencana Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerapkan aglomerasi transportasi di wilayah Soloraya karena ada kepastian harga tiket, waktu tempuh, dan kenyamanan pelayanan.

Dinas Perhubungan Kabupaten Sragen mengusulkan aglomerasi moda transporasi di wilayah Soloraya itu melibatkan perusahaan-perusahaan otobus (PO) yang masih beroperasi dan berjasa membuka jasa transportasi di wilayah Kabupaten Sragen.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Pinsar Bagikan 8.000 Ekor Ayam Gratis

Setelah aksi mengobral ayam, para peternak mandiri yang tergabung dalam Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Indonesia Wilayah Jawa Tengah akan membagikan lebih dari 8.000 ekor ayam gratis. Lebih dari 8.000 ekor ayam hidup itu akan dibagikan di lima tempat di Kota Solo secara serentak.

Ketua Pinsar Wilayah Jawa Tengah, Parjuni, mengatakan kegiatan tersebut adalah hasil kerja sama dengan Pemerintah Kota Solo. Berdasarkan rencana, pembagian ayam hidup gratis itu akan bertempat di halaman Kantor Kecamatan Banjarsari, Pendapa Kantor Kecamatan Jebres, halaman Kantor Kecamatan Laweyan, Pendapa Kantor Kecamatan Serengan, dan di area bekas SDN Baturono, Pasar Kliwon.

Simak secara lengkap di: E-Paper Solopos.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten