Harian Umum Solopos edisi Selasa (6/8/2019).

Solopos.com, SOLO — Sekitar 21 juta pelanggan PT PLN (Persero) di Jabodetabek dan sekitarnya mengalami pemadaman listrik. Pelanggan itu berhak mendapat kompensasi dari PLN sekitar Rp1 triliun.

"Bahwa kemudian yang terdampak 21 juta pelanggan. Itu mungkin sudah disampaikan oleh PLN sebagai operator. Dan seharusnya memberikan, wajib malah memberikan kompensasi itu," kata Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Rida Mulyana, di kantornya, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Kabar mengenai kompensasi PLN itu menjadi sorotan utama pada Harian Umum http://www.solopos.com">Solopos edisi hari ini, Selasa (6/8/2019). Berita tersebut bisa disimak selengkapnya di: https://epaper.solopos.com/">E-Paper Solopos.

Selain itu, di halaman utama Harian Umum http://www.solopos.com">Solopos edisi hari ini juga tersaji ulasan mengenai bakal calon wal kota Solo. PAN siap menerima Achmad Purnomo sebagai figur potensial calon wali kota Solo bila dia tak dicalonkan PDIP.

PAN Siap Terima Purnomo jika Tak Dicalonkan PDIP

DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Solo siap menerima kembali Achmad Purnomo sebagai figur potensial calon wali kota (cawali) Solo bila dia tak dicalonkan PDIP. Hal itu disampaikan Ketua DPD PAN Solo, Achmad Sapari, saat diwawancarai Espos, Senin (5/8/2019).

"Kami lihat perkembangan di PDIP seperti apa. Bila memang Pak Purnomo tak diusung mereka, ya kami siap usung dia," terang dia. Dia mengatakan Achmad Purnomo saat ini salah satu figur lokal yang tingkat popularitas dan elektabilitasnya tinggi.

Baca selengkapnya di: https://epaper.solopos.com/">E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, ada kabar kematian macan Gunung Lawu di Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo. Ada pula berita mengenai pembangunan jalan Selogiri-Manyaran di Wonogiri.

Macan Lawu di TSTJ Mati

Macan tutul Lawu yang sebelumnya ditangkap warga Tawangmangu, Karanganyar, dan dititipkan di Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo, mati pada Kamis (25/7/2019). Penyebab kematian satwa yang dikategorikan dilindungi tersebut saat ini masih dicari tahu melalui pemeriksaan laboratorium.

Direktur TSTJ Solo, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso, mengatakan macan tutul Lawu tersebut mati dalam usia dua tahun. Terkait penyebab kematian, pihaknya belum bisa memberikan keterangan lantaran masih menunggu hasil cek laboratorium selesai.

Simak selengkapnya di: https://epaper.solopos.com/">E-Paper Solopos.

Jalan Tembus Selogiri-Manyaran Siap Dibangun

Pemerintah Desa (Pemdes) Kepatihan, Selogiri, Wonogiri, bakal membangun jalan tembus ke Desa Bero, Manyaran, Wonogiri, sepanjang lebih kurang 2 km, Oktober mendatang. Jalan yang melewati bukit dan hutan itu diyakini akan mampu meningkatkan ekonomi warga Kepatihan.

Penjabat (Pj) Kepala Desa (Kades) Kepatihan, Nunik Haryuni, saat ditemui Espos di kantor desa setempat, pekan lalu, menyampaikan pembangunan jalan dilaksanakan melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung III. Pembangunan jalan tersebut sudah direncanakan sejak awal dan menjadi salah satu kegiatan prioritas yang akan dikerjakan para tentara bersama warga.

Baca secara lengkap di: https://epaper.solopos.com/">E-Paper Solopos.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten