Solopos Hari Ini: Diperpanjang dengan Pelonggaran

Koran Solopos hari ini mengulas tentang PPKM Level 4 yang diperpanjang hingga sepekan ke depan dan penyaluran bantuan sosial tunai.

 Koran Solopos edisi hari ini, Senin (26/7/2021). (solopos.com/Kaled Hasby Ashshidiqy)

SOLOPOS.COM - Koran Solopos edisi hari ini, Senin (26/7/2021). (solopos.com/Kaled Hasby Ashshidiqy)

Solopos.com, SOLO — Koran Solopos edisi hari ini, Senin (26/7/2021) hadir dengan berita utama berjudul Dipepanjang dengan Pelonggaran. Berita ini mengulas tentang keputusan pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 hingga 2 Agustus 2021. Meski diperpanjang, ada pelonggaran untuk para pelaku ekonomi berskala kecil.

Sejumlah usaha kecil dapat kembali dibuka dengan aturan khusus. Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa sejumlah tahapan PPKM Level 4 kali ini dilakukan dengan ekstra hati-hati. Misalnya pasar rakyat yang menjual bahan kebutuhan pokok sehari-hari diperbolehkan buka seperti biasa dengan protokol kesehatan yang ketat.

Sedangkan pasar rakyat yang menjual selain kebutuhan pokok sehari-hari dapat dibuka dengan kapasitas maksimum 50% sampai pukul 15.00. “Pedagang kaki lima, toko kelontong, agen, atau outlet voucher, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan dan usaha-usaha kecil lain yang sejenis diizinkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat sampai dengan pukul 21.00,” katanya melalui siaran video, Minggu (25/7/2021).

Baca Juga: Bulog Surakarta Salurkan Bantuan Beras kepada 642.058 KPM di Soloraya

Berita lain yang hadir di Koran Solopos hari ini di antaranya:

Perak dan Asa Eko Yuli di Olimpiade 2024

Tambahan satu medali perak dari Eko Yuli membuat Indonesia melejit di klasemen sementara Olimpiade Tokyo 2020. Hasil tersebut berhasil didapat dari cabang angkat besi kelas 61 kg putra di Tokyo International Forum, Jepang, Minggu (25/7/2021).

Eko bersaing sengit di tiga babak snatch dan clean and jerk dengan lifter asal Cina, Li Fabin. Persaingan memperebutkan medali emas kelas 61 kg putra sudah terasa sejak awal antara Eko dan Li. Pada angkatan pertama kategori snatch, Eko unggul dengan berhasil mengangkat beban 137 kilogram.

Sayangnya, dalam dua angkatan terakhir yaitu dengan beban 141 kg, Eko gagal mengangkat barbel. Sedangkan Li Fabin berhasil melakukan comeback. Kegagalannya di angkatan pertama dengan beban 137 kg terbayar di dua angkatan terakhir. Li berhasil mengangkat 137 kg, di angkatan kedua dan 141 kg di angkatan ketiga.

Baca Juga: Pelamar CASN 2021 Kemenkumham Paling Ramai

Hari Ini, BST Mulai Dibagikan

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mulai mendistribusikan bantuan sosial tunai (BST) bagi keluarga terdampak Covid-19, Senin (26/7/2021).

Penyaluran bantuan dilakukan oleh PT Pos Indonesia di kelurahan masing-masing keluarga penerima manfaat (KPM). Bantuan berupa uang tunai senilai Rp600.000 itu diserahkan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa, mengatakan uang tunai senilai itu untuk dua bulan ke depan.

“Jadi per bulannya Rp300.000. Selain itu, akan ada bantuan tambahan berupa beras 10 kilogram,” kata dia kepada wartawan, Jumat (23/7/2021). Total penerima bantuan tersebut mencapai 63.000 orang.

Berbagai berita pilihan yang dimuat di Koran Solopos Hari Ini bisa Anda simak di Espos Premium.


Berita Terkait

Berita Terkini

Lukisan Picasso Terjual Hampir Rp1,5 Triliun dalam Lelang di Las Vegas

Sebanyak 11 karya seni Pablo Picasso yang telah dipajang di sebuah hotel Las Vegas selama lebih dari dua dekade telah terjual Rp1,5 triliun.

Erdogan akan Usir 10 Dubes Negara-Negara Barat, Termasuk AS

Presiden Turki Tayyip Erdogan mengungkapkan bahwa ia telah memerintahkan Kementerian Luar Negeri untuk menyatakan 10 duta besar negara-negara Barat.

China akan Hapus PR dan Bimbel Berlebihan yang Membebani Siswa

China telah mengeluarkan undang-undang pendidikan baru yang bertujuan mengurangi tekanan pekerjaan rumah yang berlebihan dan bimbingan belajar intensif setelah sekolah.

Protes Rumah Direkam Google, Khairul: Kompleks Saya Jalan Buntu

Khairul mengatakan surat itu berupa dukungan Google untuk melaksanakan GSV dalam rangka Asian Games 2018.

Satpol PP di Aceh Bantah Siksa Anjing hingga Mati

Anjing tersebut kemudian berusaha memberikan perlawanan ketika akan ditangkap petugas.

Tragedi Rumah Runtuh Kalideres, Korban: Jaga Diri, Adik Lu Gue Bawa

Andriawan tak menyangka bila ucapan ibunya itu merupakan yang terakhir untuknya.

Akun FB Tersangka Korupsi Unggah Keluhan, KPK Razia Sel Tahanan

Andi Putra membuat surat pernyataan. Isinya, yakni dirinya memastikan tidak menulis pesan status di akun tersebut.

Sejarah Hari Ini : 25 Oktober 2010, Gempa dan Tsunami Terjang Mentawai

Beragam peristiwa penting terjadi pada 25 Oktober selengkapnya terangkum dalam Sejarah Hari Ini.

Ustaz Yusuf Mansur Doakan Golkar Menang Pemilu, Ini Alasannya

Ustaz Yusuf Mansur memang memiliki hubungan baik dengan Partai Golkar sebab dahulu kakeknya merupakan kader Golkar.

Menteri BUMN: Garuda Harus Fokus Penerbangan Domestik!

Berdasarkan data Garuda Indonesia, diketahui penumpang tujuan domestik mendominasi sebanyak 78 persen dengan pendapatan mencapai Rp1.400 triliun.

Pakai Pelat Nomor Khusus, Rachel Vennya Telat Bayar Pajak

Polisi mengungkap data Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) bahwa mobil Rachel Vennya sudah telat membayar pajak selama dua bulan.

"Kemenag Hadiah untuk NU" Tuai Kontroversi, PBNU: Menag Tak Bijaksana

Menag Yaqut mengatakan Kemenag merupakan hadiah negara untuk NU bukan untuk umat islam sehingga dapat memanfaatkan dalam jabatan di instansi.

Elektabilitas Ditanggapi Sinis DPP PDIP, Ganjar Pranowo: Survei Apa?

Ganjar justru memberikan apresiasi kepada koleganya di PDIP yang juga kerap muncul di sejumlah survei, Tri Rismaharini. 

Pengamat Sebut Prabowo Capres Pilihan Milenial

Posisi Menteri Pertahanan di kabinet Jokowi juga ikut mengenalkan Prabowo kepada generasi muda.

Soal "Kemenag Hadiah untuk NU", Muhammadiyah Takkan Komplain

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti menyebut seharusnya Menteri Agama berlaku adil kepada seluruh ormas.

Pindah Agama Sukmawati Peristiwa Personal, Jangan Direspons Berlebihan

Sukmawati memutuskan pindah Hindu karena ingin kembali ke agama leluhurnya.