Harian Umum Solopos edisi Senin (6/5/2019).

Solopos.com, SOLO — Langkah Partai Demokrat membangun komunikasi politik dengan koalisi Joko Widodo (Jokowi) membuat Partai Gerindra meradang. Partai Gerindra mengingatkan tentang etika politik dalam berkoalisi.

Namun, Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief mengatakan Partai Demokrat berhak membangun komunikasi politik karena koalisi partai politik bersifat taktis. "Koalisi itu bukan fusi. Jadi tidak ada partai melebur dalam koalisi. Karena koalisi itu disebut koalisi taktis. Karena taktis, setiap partai punya hak otonom. Punya kedaulatan dan punya hak menentukan nasib sendiri," ujar Andi Arief dalam keterangannya, Minggu (5/5/2019).

Kabar mengenai manuver politik Partai Demokrat yang membuat Partai Gerindra meradang itu menjadi sorotan utama di Harian Umum Solopos edisi hari ini, Senin (6/5/2019). Berita tersebut bisa disimak secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Selain itu, di halaman utama Harian Umum Solopos edisi hari ini juga menyajikan kabar utama mengenai acara padusan di Klaten dan Boyolali. Sejumlah objek wisata air meraup pendapatan puluhan juta dalam sehari saat padusan.

Raup Puluhan Juta Rupiah saat Padusan

Objek wisata air di Klaten dan Boyolali meraup pendapatan hingga puluhan juta rupiah saat tradisi padusan menjelang Ramadan, Minggu (5/5/2019). Jumlah pengunjung naik dua kali lipat sehingga uang yang berputar di satu objek wisata air bisa lebih dari Rp50 juta dalam sehari.

Salah satu objek wisata air di Klaten yang pengunjungnya membeludak yakni Umbul Pelem, Desa Wunut, Kecamatan Tulung. Objek wisata air yang dikelola BUM Desa Sumber Kamulyan, Desa Wunut tersebut berada di tepi jalan raya Tegalgondo-Janti dan berdampingan dengan Umbul Manten, Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo.

Baca selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, ada ulasan mengenai prediksi kenaikan distribusi BBM saat Ramadan. Ada pula berita kisah unik dari CFD di Kota Solo.

Pertamina Antisipasi Lonjakan Konsumsi

PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV Wilayah Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta memprediksi penyaluran produk bahan bakar minyak (BBM) jenis gasoline mengalami kenaikan selama Ramadan dan Hari Raya Idulfitri. Kenaikan konsumsi rata-rata keseluruhannya diperhitungkan mencapai 24% atau dari 10.355 kiloliter (KL) menjadi 12.891 KL per hari.

Manager Communication dan CSR Pertamina MOR IV, Andar Titi Lestari, mengatakan konsumsi produk Pertamax diprediksi naik sebanyak 38%. Begitu juga dengan konsumsi Pertalite yang diperkirakan naik sebesar 13% dari rerata penyaluran harian normal.

Simak selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Tularkan Energi Positif dengan Tertawa

Di salah satu ruas Jl. Slamet Riyadi, Solo, Minggu (5/5/2019) pagi saat car free day terlihat beberapa orang dengan menggunakan kostum punakawan tertawa sembari menari bersama warga lainnya. Aksi itu menjadi wujud perayaan Hari Tertawa Sedunia yang diperingati setiap hari Minggu pertama di bulan Mei.

Saat melakukan tarian, karakter punakawan yaitu Semar, Bagong, Gareng, dan Petruk menjadi pusat perhatian para warga yang melintas.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten