Kategori: Nasional

Solopos Hari Ini: Daerah Pilih Hati-Hati


Solopos.com/Tim Solopos

Solopos.com, SOLO--Koran Solopos Hari Ini edisi Senin (23/11/2020) mengulas tentang daerah pilih hati-hati terkait pembelajaran tatap muka.

Kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim membuka pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah seluruh zona mulai Januari 2021 direspons secara hati-hati.

Pandemi diyakni belum selesai Januari 2021. Hal itu diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19.

Satu Kades Dan Dua Perangkat Desa Di Karanganyar Terkonfirmasi Covid-19

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Sragen meminta pelaksanaan Surat Keputuan Bersama (SKB) empat menteri, yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri tentang sekolah tatap muka dimulai Januari 2021 ditunda dulu, khususnya di Sragen. PTM tersebut bisa berpotensi memunculkan klaster baru kalau tidak diantisipasi dengan vaksin.

Selengkapnya baca E-paper Solopos.

Sama-Sama Tak Puas

Upah minimum kabupaten (UMK) 2021 di 35 daerah di Jawa Tenga (Jateng) naik berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jateng Nomor 561/61 Tahun 2020. Sebagian pihak terutama buruh di Soloraya menilai kenaikan itu terlalu kecil.

Di Sukoharjo, penetapan UMK 2021 senilai Rp1.986.450 belum membawa angin segar bagi kalangan buruh.

Prediksi Skor Dan Line Up Leeds United Vs Arsenal

Ketua Serikat Pekerja Republik Indonesia (SPRI) Sukoharjo, Sukarno, mengatakan meski angka ditetapkan sesuai pengajuan rekomendasi Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, namun dinilai masih tak berpihak kepada buruh.

"Angka yang ditetapkan Gubernur masih jauh dari harapan kami. Tapi apapun kami menghargai hasil dari pembahasan Dewan Pengupahan," kata Sukarno kepada Solopos.com, Minggu (22/11/2020).

Selengkapnya baca E-paper Solopos.

RSDM Tambah 300 Bed Ruang Isolasi

Lonjakan pasien Covid-19 di Jawa Tengah membuat rumah sakit rujukan induk RSUD dr. Moewardi (RSDM) Solo kembali meningkatkan kapasitas ruang isolasi. Dari yang semula 200 bed bakal ditambah lagi hingga 300 bed.

Direktur Utama RSDM Solo, Cahyono Hadi, mengatakan perluasan bakal dilakukan pada pekan ini. Pihaknya sudah mengirim nota dinas kepada Kepala Instalasi Rekam Medis untuk sementara tidak lagi mengirimkan pasien ke Ruang Anggrek 2.

Ruangan itu akan diperbaiki dan dialihfungsikan sebagai ruang isolasi Covid-19. Saat ini, 200 bed ruang isolasi yang ada menggunakan Ruang Melati 1, Anggrek 1, dan Mawar 2. “Ini kami lakukan karena semakin banyak pasien yang dirujuk ke kemi. Terjadi peningkatan cukup banyak,” kata dia, saat dihubungi Espos, Minggu (22/11/2020). Cahyono menyebut peningkatan ruang isolasi tersebut sudah dilakukan beberapa waktu lalu.

Selengkapnya baca E-paper Solopos.

Aktivitas Kampus ISI Solo Dihentikan

Aktivitas di kampus Institut Seni Indonesia (ISI) Solo, Kentingan, Jebres dihentikan sementara pada 21-28 November. Hal ini menyusul adanya dua orang tenaga kependidikan (tendik) di kampus tersebut yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Penghentian itu tertuang dalam surat ISI bernomor 15036/IT6.1/TU/2020 tertanggal 20 November 2020 yang ditandatangani Wakil Rektor II, Sunardi.

“Berdasarkan rapat pimpinan secara daring [dalam jaringan] pada hari Jumat, 20 November 2020 pukul 21.30 s/d 22.30 WIB telah disepakati, untuk memutus mata rantai

penyebaran Covid-19, perlu disampaikan bahwa pimpinan ISI Solo mengambil langkah kebijakan untuk melakukan penghentian sementara waktu segala bentuk aktivitas di kampus I [ISI] Kentingan terhitung sejak tanggal 21 hingga 28 November 2020,” tulis surat tersebut.

Selengkapnya baca E-paper Solopos.

Share
Dipublikasikan oleh
Anik Sulistyawati