Solopos Hari Ini: Curang Cederai PPDB Daring
Harian Umum Solopos edisi Selasa (23/6/2020).

Solopos.com, SOLO — Praktik dugaan kecurangan dalam pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK Negeri 2020/2021 mengemuka. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah (Jateng) mendapat banyak laporan dan aduan ketidakbenaran data pada aplikasi PPDB online atau daring SMA/SMK negeri.

Disdikbud pun mengendus indikasi penggunaan dokumen yang tidak sesuai fakta. Oleh sebab itu, Disdikbud Jateng meminta seluruh sekolah memverifikasi dokumen calon peserta didik (CPD) dengan cara meneliti dokumen.

Ulasan mengenai dugaakecurangan di PPDB daring itu menjadi sorotan utama di Harian Umum Soloposedisi hari ini, Selasa (23/6/2020). Berita tersebut bisa disimak selengkapnya di E-Paper Solopos.

Selain itu, di halaman utama Harian Umum Solopos edisi hari ini juga terdapat kabar dari prestasi Pemprov Jateng. Pemprov Jateng mendapatkan hadian Rp7 miliar melalui lomba inovasi.

Juara Inovasi, Jateng Raih Rp7 Miliar

Provinsi Jawa Tengah (Jateng) memenangi Lomba Inovasi Daerah Dalam Tatanan Normal Baru yang digelar Kementerian Dalam Negeri di Gedung Sasana Bhakti Praja Kemendagri, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2020).

Jateng mengantongi predikat juara I di dua sektor sekaligus, yakni Tempat Wisata dan Transportasi Umum. Di sektor Tempat Wisata, Jateng berhasil mengungguli Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.

Baca selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, ada kabar mengenai Sungai Bengawan Solo yang tercemar. Ada pula kabar terbaru dari jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Solo.

Bengawan Solo Tercemar, PDAM Waswas

Perumda Air Minum Toya Wening (PDAM) Solo mewaspadai menurunnya kualitas air baku Bengawan Solo menyusul pencemaran limbah yang terjadi dua hari terakhir. Kendati begitu, hingga saat ini, hasil pengolahan air masih sesuai baku mutu Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No. 492/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum.

Ketiga Instalasi Pengolahan Air (IPA) baku Bengawan Solo yakni Jurug, Jebres, dan Semanggi terus beroperasi. Pejabat Pemberi Informasi dan Dokumentasi Perumda Toya Wening, Bayu Tunggul, mengatakan kondisi tersebut jamak terjadi di musim kemarau.

Simak secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Kontak Erat Warga Jajar Tertular Covid-19

Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Bengawan bertambah. Kali ini, kontak erat kasus pertama di Kelurahan Jajar, Kecamatan Laweyan ternyata ikut tertular virus SARS CoV-2.

Dia adalah keluarga dari pria berusia 26 tahun yang menjadi kasus ke-38. Sehingga, kumulatif pasien positif Covid-19 hingga Senin (22/6) menjadi 40 orang.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom