Tutup Iklan
Harian Umum Solopos edisi Kamis (5/9/2019).

Solopos.com, SOLO — Dalam dua hari, Senin-Selasa (2-3/9/2019), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) sebanyak tiga kali. Dua bupati dan dua direksi PTPN III menjadi tersangka.

Dengan OTT itu, KPK menepis tidak melakukan pencegahan korupsi sama sekali. Namun, KPK menganggap OTT masih diperlukan dalam pemberantasan korupsi.

Kabar mengenai bantahan KPK yang disebut tak melakukan pencegahan korupsi itu menjadi sorotan utama di Harian Umum ">Solopos edisi hari ini, Kamis (5/9/2019). Berita tersebut bisa disimak selengkapnya di: ">E-Paper Solopos.

Selain itu, di halaman utama Harian Umum ">Solopos edisi hari ini juga terdapat ulasan menganai kinerja Ganjar Pranowo-Taj Yasin sebagai gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah (Jateng) dalam kurun waktu setahun.

40 Penghargaan Tak Memuaskan Ganjar

Kamis (5/9/2019) ini, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Wakil Gubernur Taj Yasin tepat satu tahun memimpin Jawa Tengah. Dalam setahun, duet ini berhasil meraih 40 penghargaan skala nasional.

Tapi semuanya ternyata tidak berarti di mata Ganjar. Penghargaan-penghargaan tersebut di antaranya; juara umum Top 99 Pelayanan Publik 2019; Pelapor LHKPN terbaik dari KPK; Opini WTP 8 kali berturut-turut dari BPK; Pengendali Inflasi terbaik nasional se-Jawa-Bali; Provinsi terbanyak hasilkan inovasi, Perencana Pembangunan Daerah Terbaik; Government Award 2019 sebagai Indonesian Innovative Leader, dan satu-satunya provinsi berpredikat sangat baik pada Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) 2018.

Baca secaran lengkap di: ">E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, ada kabar mengenai transisi Smart SIM. Ada pula kisah tragis tentang bocah yang mengelami tulang rapuh.

Masa Transisi Smart SIM

Ribuan warga Soloraya hingga kini antre cetak kartu surat izin mengemudi (SIM) menyusul kosongnya material SIM sejak Juni lalu. Kekosongan material SIM itu terjadi karena proses peralihan dari SIM lama ke Smart SIM.

Informasi yang dihimpun Espos dari sejumlah Satlantas Polres di Soloraya, Rabu (4/9/2019), para pemohon diberi surat keterangan sementara sebagai pengganti SIM. Surat keterangan ini berfungsi sama dengan SIM.

Baca selengkapnya di: ">E-Paper Solopos.

Tulang Rapuh, Izam Butuh Uluran Tangan

Matanya sayu. Tubuhnya mungil dan membungkuk saat terbaring di atas kasur tipis di ruang tengah. Sesekali tubuh itu digerakkan ke kanan maupun ke kiri. Sementara di tangan kanannya memegang handphone (HP).

Tangan kirinya memegang kaki untuk diangkat mengikuti setiap gerakan tubuhnya. Tak seperti anak pada umumnya yang bermain dan bersekolah, Abbrizam Hammam Zufar, 5, justru harus menghabiskan hari-harinya di atas kasur.

Simak secara lengkap di: ">E-Paper Solopos.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten