Harian Umum Solopos edisi Selasa (27/8/2019).

Solopos.com, SOLO — Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan ibu kota baru di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, dan Semboja, Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Daerah itu dikenal sebagai Bukit Soeharto.

"Rencana memindahkan ibu kota sudah digagas sejak lama, bahkan sejak era Presiden Sukarno," ujar Jokowi dalam jumpa pers di Istana Negara, Senin (26/8/2019). Lokasi yang paling ideal setelah melakukan berbagai diskusi, studi, dan pertimbangan adalah Provinsi Kalimantan Timur.

Kabar mengenai pemindahan ibu kota negara itu menjadi headline di Harian Umum http://www.solopos.com">Solopos edisi hari ini, Selasa (27/8/2019). Berita tersebut bisa disimak secara lengkap di: https://epaper.solopos.com/">E-Paper Solopos.

Selain itu, di Harian Umum http://www.solopos.com">Solopos edisi hari ini juga ada ulasan soal dugaan pelanggar etik di lingkungan KPK. Hal itu dipersoalkan Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi.

Menyoal Terduga Pelanggar Etik di Internal KPK

Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi mengirim surat berukuran raksasa kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka mempertanyakan hasil pemeriksaan etik dua pejabat KPK.

"Kami dari bagian Koalisi Masyarakat Sipil ingin meminta laporan hasil dugaan pelanggaran kode etik yang pernah kami sampaikan sebelumnya pada Oktober 2018. Ada dua orang terduga yang kami laporkan. Pertama mantan Deputi Penindakan KPK Firli Bahuri, yang kedua Pahala Nainggolan, Deputi Pencegahan KPK," kata wakil Koalisi, Wana Alamsyah, di Gedung KPK, Jl. Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (26/8/2019).

Baca secara lengkap di: https://epaper.solopos.com/">E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, ada kabar mengenai penutupan Jl. Jenderal Sudirman Solo demi merenovasi badan jalan. Ada pula ulasan mengenai inovasi pelayanan Pemdes Blanceran, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten.

Giliran Jensud Sisi Barat Ditutup

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menutup Jl. Jenderal Sudirman (Jensud) sisi barat mulai Senin (26/8/2019) siang. Kendaraan umum yang melintasi ruas itu bisa melalui sisi timur dan tengah.

Penutupan dilakukan untuk melanjutkan renovasi badan jalan senilai Rp11,9 miliar itu. Berdasarkan pantauan Espos, pengendara dari Jl. Slamet Riyadi yang menuju arah Pasar Gede diharuskan melalui ruas bagian tengah yang berlaku satu arah atau dari selatan menuju utara.

Simak selengkapnya di: https://epaper.solopos.com/">E-Paper Solopos.

Cukup Klik, Urusan Surat-Menyurat Lancar

Bersahabat dengan kecanggihan teknologi informasi. Hal itulah yang dilakukan Pemerintah Desa (Pemdes) Blanceran, Kecamatan Karanganom, Klaten, dalam satu tahun terakhir.

Bagi pamong desa setempat, teknologi diyakini dapat mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Hal ini juga sesuai dengan misi desa di bawah kepemimpinan Bambang Hery Novianto, yakni Menuju Desa Kreatif, Inovatif, dan Produktif.

Baca selengkapnya di: https://epaper.solopos.com/">E-Paper Solopos.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten