Harian Umum Solopos edisi Jumat (14/6/2019).

Solopos.com, SOLO — Sugiyono, 44, pemilik CV Mitra Sukses Bersama (MSB) yang bergerak di bidang investasi ternak rangrang berjanji membayar kewajiban kepada mitra investornya. Belakangan ini, investor bisnis rangrang waswas karena kantor dan gudang CV MSB tutup.

Padahal, miliaran rupiah dana mitra diinvestasikan di bisnis ternak rangrang itu. Solopos mendatangi rumah Sugiyono di Desa Taraman, Kecamatan Sidoharjo, Sragen, Kamis (13/6/2019) pagi. Akan tetapi, rumah tersebut tak berpenghuni.

Kabar terbaru mengenai investasi semut rangrang di Sragen itu menjadi headline di Harian Umum Solopos edisi hari ini, Jumat (14/6/2019). Berita tersebut bisa disimak secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Selain itu, di halaman utama Harian Umum Solopos edisi hari ini juga terdapat kabar mengenai kekacauan PPDB di Karanganyar. Ratusan orang tua calon siswa hampir menginap di SMPN 1 Tawangmangu agar bisa mendaftarkan anak mereka.

Kekacauan di Malam yang Dingin

Rabu (12/6) malam, suasana di SMPN 1 Tawangmangu betul-betul kacau. Ratusan warga berkumpul di sana, sejak siang, berniat menginap di depan sekolah. Mereka duduk dan menunggui di kursi bernomor yang disediakan panitia sekolah.

Yang sudah mendapatkan kursi tak mau beranjak dari sana. Keluarga mereka bergantian mengirim makanan dan menjaga kursi yang mereka duduki. Padahal, Tawangmangu adalah kawasan berhawa dingin.

Baca selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, ada kabar mengenai penyusutan debit air sumur milik warga Kartasura. Ada pula ulasan mengenai inovasi yang ciptaan mahasiswa UNS.

Air Sumur Warga Menyusut

Debit air sumur warga Dukuh Kragilan, Desa Pucangan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo mengecil beberapa waktu terakhir. Debit air di sumur sumur tersebut mengecil diduga karena operasional sumur dalam milik Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Makmur Sukoharjo.

Warga menghentikan secara paksa operasional sumur dalam itu yang berimbas matinya aliran air bagi 600 pelanggan Perumda Air Minum Tirta Makmur di wilayah Desa Pucangan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. Kepala Desa Pucangan, Budiyono, mengatakan berdasarkan laporan warga, lebih dari 100 sumur milik warga yang lokasinya tak jauh dari sumur dalam milik Perumda Air Minum Tirta Makmur debit airnya mengecil.

Simak selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Plester Luka Berbahan Tandan Kelapa Sawit

Dua orang mahasiswa Program Studi Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sebelas Maret menciptakan plester luka alami terbuat dari tandan kosong kelapa sawit dan ikan sidat yang diberi nama plester Pulosakti. Penelitian dilakukan Alfi yatul Fithri dan Wahyu Puji Pamungkas dengan dukungan dana dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) senilai Rp20 juta.

Fithri mengatakan bisa lolos mendapatkan dana penelitian dari BPDPKS setelah berkompetisi dengan ratusan mahasiswa lain dari berbagai perguruan tinggi. Dari 400 proposal penelitian yang masuk ke BPDPKS, hanya 20 proposal penelitian yang lolos dan memperoleh dukungan dana penelitian dari BPDPKS.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten