Solopos Hari Ini: Banyak Dana Kampanye Tak Masuk Akal
Harian Umum Solopos edisi Selasa (25/9/2018).

Solopos.com, SOLO — Laporan awal dana kampanye (LADK) sejumlah partai politik (parpol) peserta Pemilu 2019 dengan nominal kecil dinilai tidak masuk akal. Peserta pemilu dianggap mengabaikan transparansi dana kampanye.

LADK itu disebut menjadi gambaran pengelolaan keuangan parpol. Sejumlah parpol yang menyampaikan LADK dengan nominal kecil di antaranya Partai Perindo Rp1 juta, Partai Garuda Rp1 juta, Partai Hanura Rp13 juta, PAN Rp50 juta, dan Partai Berkarya Rp100 juta. Sedangkan Partai Golkar melaporkan LADK ke KPU, namun tidak menyampaikan kepada wartawan mengenai jumlah dana awal kampanye.

Kabar tentang LADK parpol untuk Pemilu 2019 mendatang menjadi headline pada Harian Umum Solopos edisi hari ini, Selasa (25/9/2018). Simak berita tersebut secara lengkap di E-Paper Solopos.

Selain itu, halaman utama Harian Umum Solopos edisi hari ini juga menyajikan kabar terbaru tentang perjuangan Timnas Indonesia di ajang Piala AFC U-16. Timnas Indonesia hanya membutuhkan hasil imbang melawan India di laga terakhir babak penyisihan untuk lolos ke fase berikutnya.

Hanya Butuh Berbagi Angka dengan India

Hasil imbang 0-0 yang diraih India U-16 kontra Iran U-16 tak mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Timnas Indonesia U-16. Bermain di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (24/9/2018), Garuda Asia, julukan Timnas Indonesia U-16 hanya mampu bermain imbang 1-1 kontra Vietnam U-16.

Meski menampilkan permainan impresif sejak awal laga, Indonesia justru tertinggal lebih dulu. Baca selengkapnya berita tersebut di E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, ada kabar tentang kasus narkoba yang terjadi di Kabupaten Sragen. Ada pula kabar terbaru tentang CPNS 2018 yang menjadi sorotan utama pada halaman Soloraya di Harian Umum Solopos edisi hari ini.

Ibu Napi Tertangkap Kirim Narkoba

Tim Satuan Tugas Keamanan dan Ketertiban (Satgas Kamtib) Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIA Sragen menggagalkan penyelundupan barang terlarang yang diduga sabu-sabu (SS) ke dalam LP, Senin (24/9/2018). Barang tersebut dimasukkan oleh seorang ibu yang hendak membesuk anaknya di LP.

Penggagalan penyelundupan narkoba tersebut diungkapkan Kepala LP Kelas IIA Sragen Yosef B. Yembise yang didampingi Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Kelas IIA Sragen Riyanto dan Kepala Seksi Pembinaan Anak Didik dan Narapidana (Napi) LP Kelas IIA Sragen Agung Hascahyo kepada wartawan, Senin siang.

Simak selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Peserta Tes CPNS Diprediksi 90.000 Orang

Jumlah peserta tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 yang bertempat di GOR Diponegoro Sragen diprediksi mencapai 90.000 orang. Prediksi tersebut disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sragen, Sarwaka, saat berbincang dengan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan Solopos di teras depan Rumah Dinas Bupati Sragen, Senin (24/9/2018).

Tes CPNS 2018 terdiri atas tes kompetensi dasar (TKD) dan tes kompetensi bidang (TKB). Sragen menjadi tempat untuk dua jenis tes CPNS tersebut untuk pelamar CPNS dari Solo, Sukoharjo, Wonogiri, Klaten, Boyolali, Karanganyar, Sragen, Grobogan, dan Blora.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom