Harian Umum Solopos edisi Jumat (15/11/2019).

Solopos.com, SOLOBus Sinar Jaya menabrak Bus Arimbi di Tol Cipali, Jawa Barat. Kecelakaan itu mengakibatkan tujuh orang meninggal dan 25 orang luka-luka.

Penyebabnya diduga sopir mengantuk. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan kecelakaan terjadi pada Kamis (14/11/2019) pukul 00.15 WIB.

Ulasan mengenai kecelakaan lalu lintas di Tol Cipali itu menjadi sorotan utama di Harian Umum Solopos edisi hari ini, Jumat (15/11/2019). Berita tersebut bisa disimak selengkapnya di E-Paper Solopos.

Selain itu, di halaman utama Harian Umum Solopos edisi hari ini juga menyajikan kabar dari buntut PHK terhadap karyawan PT Tyfountex Sukoharjo.

Dialog Buntu, Diselesaikan di Pengadilan

Pertemuan tripartit pemutusan hubungan kerja (PHK) 1.100 karyawan PT Tyfountex di Desa Gumpang, Kartasura, Sukoharjo, berakhir buntu. Masalah itu diselesaikan melalui Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) di Semarang.

Pertemuan tripartit dihadiri ratusan eks karyawan Tyfountex, manajemen, kuasa hukum PT Tyfountex, dan serikat pekerja di aula Kantor Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Sukoharjo, Kamis (14/11/2019).

Simak secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, ada ulasan tentang pelatihan pelajar sebagai konselor rekan sebaya untuk melawan tindak kekerasan seksual. Ada pula kabar dari terganggunya pelanggan PDAM Toya Wening Solo akibat penataan pipa.

90 Anak Jadi Konselor Sebaya

Pelajar sembilan SMP di Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, berlatih menjadi konselor sebaya melawan tindak kekerasan seksual. Mereka juga mendeklarasikan Gerakan Nasional Antikejahatan Seksual terhadap Anak dan dibekali pemahaman tentang aneka bentuk kekerasan seksual dan bagaimana mengadvokasi teman sebaya yang menjadi korban kekerasan seksual.

Seusai deklarasi, 90 pelajar itu mengikuti paparan soal bentuk-bentuk kekerasan seksual di lingkungan sekolahan dan lingkungan tempat tinggal hingga kekerasan di media sosial dan pornografi.

Baca selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Penataan Utilitas, 20.000 Pelanggan Perumda Toya Wening Terganggu

Layanan untuk lebih dari 20.000 pelanggan Perusahaan Umum Daerah Air Minum Toya Wening Kota Solo akan terganggu akibat pengubahan konstruksi pipa distribusi air bersih di Jl. Slamet Riyadi, kawasan sekitar Stasiun Purwosari.

Pengubahan konstruksi pipa itu akan dilakukan mulai Senin (18/11/2019). Pengubahan konstruksi pipa distribusi air itu merupakan dampak dari penataan utilitas terkait proyek pembangunan jalan lintas atas Purwosari, Laweyan, Kota Solo.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten