Solopos Hari Ini: 6 Jurus Jokowi Redam Covid-19
Harian Umum Solopos edisi hari ini, Rabu (1/4/2020).

Solopos.com, SOLO — Presiden Joko Widodo alias Jokowi memberikan enam stimulus ekonomi dan menyiapkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang guna meredam dampak pandemi Covid-19 terhadap perekonomian Indonesia.

Kebijakan akan dilakukan melalui berbagai insentif dan memperkuat kewenangan berbagai lembaga dalam sektor keuangan. Ada enam langkah yang dilakukan Jokowi untuk meredam dampak pandemi virus corona di Indonesia.

Jurus Jokowi dalam meredam Covid-19 itu menjadi sorotan utama di Harian Umum Solopos edisi hari ini, Rabu (1/4/2020). Berita itu bisa disimak secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Selain itu, di halaman utama Harian Umum Solopos edisi hari ini juga terdapat kabar penutupan jalan untuk memutus persebaran virus corona.

Aturan Penutupan Jalan Pun Dilakukan Fleksibel

Penutupan jalan guna mencegah kerumunan massa yang berpotensi menambah persebaran virus corona diterapkan di Jl. Lawu, Karanganyar. Jl. Lawu yang diguyur hujan semakin membuat kawasan di Karanganyar kota lebih lengang dibandingkan harihari sebelumnya, Selasa (31/3/2020).

Tak ada pedagang kaki lima yang setiap hari ramai berderet-deret berjualan di sepanjang jalan tersebut setiap malam. Sejak Senin (30/3/2020) jalan protokol tersebut ditutup oleh anggota Polres Karanganyar untuk dilewati pengendara mulai pukul 18.00 WIB hingga 06.00 WIB dalam jangka waktu yang belum dipastikan.

Baca selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, ada ulasan mengenai bantuan sosial senilai Rp250.000 untuk keluarga rentan miskin selama KLB corona di Soloraya. Ada pula kabar mengenai sidang online di Sragen.

Bansos untuk Keluarga Rentan Miskin

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo bakal memberikan bantuan sosial (bansos) senilai Rp250.000 untuk keluarga rentan miskin pada masa pemberlakuan status Kejadian Luar Biasa (KLB). Berdasarkan hasil pendataan, jumlah keluarga berkategori rentan miskin mencapai 40.000-an.

Dana senilai itu diwujudkan menjadi bahan pokok, seperti beras dan telur, dengan teknis pembagian sebanyak dua kali. Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, mengatakan dana senilai itu untuk mencukupi kebutuhan selama dua pekan atau 14 hari.

Simak selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Suara Tidak Jelas, Harus Teriak-Teriak

Untuk kali pertama Pengadilan Negeri (PN) Sragen menggelar sidang secara online, Selasa (31/3/2020). Dengan persidangan online itu, majelis hakim, jaksa penuntut umum (JPU), saksi dan terdakwa tetap bisa mengikuti sidang meski mereka terpisah tempat.

Majelis hakim tetap berada di ruang sidang di PN Sragen, jaksa dan saksi berada di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sragen, sementara terdakwa dan kuasa hukumnya berada di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIA Sragen.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom