Solopos Hari Ini: 3 Lapis Menuju Ibu Kota
Harian Umum Solopos Edisi Rabu (27/5/2020)

Solopos.com, SOLO -- Pemudik yang nekat kembali ke Jakarta harus bersiap melewati pemeriksaan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) secara berlapis. Informasi ini menjadi headline di halaman 1 Koran Solopos Rabu (27/5/2020).

Pemeriksaan itu untuk mencegah persebaran Covid-19 di DKI Jakarta yang untuk kali ketiga memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan pengamanan berupa pemeriksaan berlapis tiga ring. ”Saya katakan ada tiga ring menyekat orang yang akan masuk Jakarta tanpa memiliki SIKM,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Sambodo Purnomo Yogo, kepada wartawan, Selasa (26/5/2020).

Survei Penanganan Covid-19: Kebijakan Jokowi Dinilai Tak Konsisten

Penyekatan terluar, ring III dilakukan oleh Polda Jatim, Polda Jateng, dan Polda Jabar. Menurutnya, setiap kendaraan akan masuk Jakarta ditanyai kepemilikan SIKM.

Penyekatan ring II akan ada 11 lokasi pemeriksaan yang disiagakan. Ada empat lokasi di Bogor, empat lokasi di Kabupaten Bekasi, dan tiga lokasi di Kabupaten Tangerang.

”Penyekatan di ring I, ada delapan titik penyekatan check point PSBB yang sudah existing untuk kemudian melaksanakan pemeriksaan terhadap SIKM. Di tol utama itu mulai dari Semarang, Brebes, sampai Karawang Barat Km 47, sampai Km 29 di Gerbang Tol Cikarang Utama itu ada pemeriksaan,” jelasnya.

Baca selengkapnya di E-Paper Solopos

Update Data Corona Solo: Setelah Sepekan 0 Kasus Positif Baru, Tambah Langsung 4 Orang

Songsong Normal Baru, TNI-Polri Mendisiplinkan Masyarakat

Di halaman 1 Koran Solopos Rabu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menempatkan personel TNI dan Polri di 1.800 lokasi di empat provinsi dan 25 kabupaten/kota untuk mendisiplinkan masyarakat.

Pendisiplinan itu untuk menyongsong kehidupan normal baru (new normal) di tengah pandemi virus Covid-19. Pendisiplinan masyarakat dilakukan di empat provinsi yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatra Barat, dan Gorontalo.

Mi Kopyok Karya Kuliner Sederhana Khas Semarang

Jokowi yakin pendisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan itu bakal membuat kurva kasus Covid-19 di Indonesia akan semakin menurun.

”Memastikan mulai hari ini akan digelar oleh TNI dan Polri pasukan untuk berada di titik-titik keramaian dalam rangka mendisiplinkan, lebih mendisiplinkan masyarakat agar mengikuti protokol kesehatan sesuai PSBB [Pembatasan Sosial Berskala Besar],” kata Jokowi di Stasiun MRT Bundaran HI, Selasa.

Baca selengkapnya di E-Paper Solopos

Realme Hadirkan Smart TV Paling Murah Rp2 Jutaan

Panasi Otot Kuda agar Tidak Kram

Masih di halaman 1, Koran Solopos Rabu menyajikan informasi mengenai aktivitas anggota paguyuban andong Keraton Solo yang harus memanasi kuda mereka karena libur terlalu lama akibat pandemi Covid-19.

Selama pandemi Covid-19 para anggota paguyuban andong Keraton Solo memilih libur akibat sepinya kunjungan wisata.

Warga Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo, Mul, 67, berangkat ke kompleks Keraton untuk menjaga daya tahan tubuh koleksi kuda miliknya yang berusia lima tahun. Namun, tak disangka, ada tiga orang meminta berkeliling kompleks Keraton dengan menyerahkan Rp100.000.

Soal Rencana Achmad Purnomo Mundur Dari Cawali Pilkada 2020 Solo, Ini Kata Sahabat

“Jaran kulino rekasa nek ngandang terus bisa kram [Kuda biasa diajak bekerja kalau diam di kandang terus-menerus bisa kram]. Baru sampai sini, ada tiga orang minta keliling. Alhamdulillah,” katanya.

Dia mengatakan jumlah wisatawan pada Bulan Puasa biasanya sepi. Sebanyak 25 kusir sangat menanti Idulfitri karena banyak wisatawan meramaikan Grebeg Syawalan. Pandemi virus corona memaksa para kusir tidak bekerja cukup lama.

Baca selengkapnya di E-Paper Solopos

Bukan Cuma Kelelawar, Mink Dituduh Jadi Sumber Penularan Covid-19

Pengunjung Melonjak, Protokol Lebih Ketat

Di halaman 1 Koran Solopos Rabu juga ada informasi pusat kuliner yang dikunjungi pemudik saat libur Hari Raya Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di Lebaran tahun ini karena pandemi Covid-19.

Protokol kesehatan makin ketat diberlakukan, pakai masker, jaga jarak hingga hand sanitizer. Sederet kuliner legendaris Kota Bengawan tetap ramai dikunjungi pelanggan di masa libur Lebaran.

Salah satu kuliner yang banyak diburu pemudik adalah Selat Vien’s. Pemilik Selat Vien’s, Serra Rianda, mengatakan restorannya menjadi langganan jujugan para pemudik untuk berwisata kuliner setiap Lebaran, tak terkecuali tahun ini.

Jika Ada 10 Tanda Ini, Berarti Hubungan Anda dengan Pasangan Bahagia

Ia sempat meliburkan restorannya baik di pusatnya di Jl. Hasanudin No. 99, Solo, atau outlet di sejumlah mal selama dua hari, Minggu-Senin (24-25/5/2020).

“Kami baru buka Selasa [26/5/2020], ramai, meski tidak sebanyak Lebaran tahun lalu. Di pusat [resto] saja kami sampai tambah stok tiga kali,” ujarnya.

Baca selengkapnya di E-Paper Solopos

Waspada, Ini Dampak Negatif Hobi Ngemil Es Batu

Status KLB Diperpanjang sampai 7 Juni

Sementara itu, di halaman Soloraya Koran Solopos Rabu tersaji informasi mengenai keputusan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memperpanjang status kejadian luar biasa (KLB) dan masa tanggap darurat Covid-19 hingga 7 Juni 2020.

Sedianya, status KLB rampung pada 29 Mei 2020, namun akhirnya diperpanjang lantaran terjadi penambahan kasus baru sebanyak empat orang pada Selasa (26/5/2020) pagi.

Medan Magnet Bumi Melemah Secara Misterius

Tiga di antaranya berasal dari Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan dan satu kasus baru di Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon. Di samping itu, Pemkot masih harus menunggu hasil uji spesimen secara polymerase chain reaction (PCR) para pasien dalam pengawasan (PDP) dan peserta rapid test massal yang hasilnya reaktif.

Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, mengatakan untuk sementara hasil uji cepat yang didapat hingga Selasa, ada delapan tenaga kesehatan (nakes) yang hasilnya reaktif.

Baca selengkapnya di E-Paper Solopos

Klaim Bisa Kendalikan Pandemi Covid-19, Jepang Cabut Status Darurat


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho