Harian Umum Solopos edisi Kamis (16/1/2020).

Solopos.com, SOLO — Di dekat proyek flyover atau lintas atas Purwosari, Solo, terdapat sejumlah lembaga pendidikan dan perkantoran. Pelajar, mahasiswa, dan pekerja akan terdampak proyek itu selama 11 bulan karena perlintasan sebidang Purwosari akan ditutup saat flyover dikerjakan.

Warga dari sisi timur perlintasan sebidang harus memutar untuk menuju sekolah atau kampus di sisi barat. Lembaga pendidikan itu di antaranya Stikes Aisyiyah, SMA Batik 1, SMP Muhammadiyah 5, SMP Batik, dan Kampus IV Universitas Sebelas Maret.

Kabar mengenai dampak pembangunan flyover di Purwosari Solo itu masih menjadi sorotan utama di Harian Umum Solopos edisi hari ini, Kamis (16/1/2020). Berita tersebut bisa disimak secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Selain itu, di halaman utama Harian Umum Solopos edisi hari ini juga terdapat ulasan mengenai penyesuaian tarif ojek online.

Tarif Ojek Online Dikembalikan ke Provinsi

Ribuan pengemudi ojek online atau ojol berdemonstrasi di Kantor Kementerian Perhubungan. Wakil pengemudi ojol dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sepakat tarif ojol disesuaikan dengan kemampuan masing-masing kota atau provinsi, bukan menggunakan zonasi.

"Alhamdulillah Dirjen Perhubungan Darat [Budi Setyadi] setuju mengembalikan tarif ke daerah dan sesuai daerah masing-masing. Artinya gubernur atau wali kota akan menentukan tarif ojek online masing-masing," kata Ketua Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Kalimantan Timur, Fadel Balher, yang menjadi salah satu wakil dari massa aksi Ojol Nusantara Bergerak di depan Kantor Kemenhub, Rabu (15/1/2020).

Simak selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, terdapat kabar dari antrean pencetakan E-KTP di Klaten yang membeludak. Ada pula ulasan mengenai rencana pembangunan flyover di bundaran Kartasura.

Antrean Warga Membeludak

Antrean warga untuk pelayanan pencetakan KTP-el di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Klaten masih membeludak, Rabu (15/1/2020). Antrean pada Rabu jauh lebih banyak dibanding hari sebelumnya.

Salah satu warga Desa Kadilajo, Kecamatan Karangnongko, Yuni, 17, mengaku sudah mendatangi Kantor Disdukcapil sejak pukul 04.30 WIB. Saat dia tiba di Disdukcapil, warga sudah memenuhi gedung hingga di pintu gerbang.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Flyover Bundaran Kartasura Tak Terealisasi

Usulan pembangunan flyover atau jalan layang di sekitar Bundaran Kartasura dipastikan tidak akan terealisasi pada 2020. Hal ini mengacu pada Perpres No 79/2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di setiap daerah di Jawa Tengah.

Kepala Bidang (Kabid) Prasarana dan Pengembangan Wilayah Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelbangda) Sukoharjo, Agus Purwantoro, mengatakan regulasi itu berisi sejumlah proyek besar yang digarap Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kementerian PUPR) pada 2020.

Baca selengkapnya di: E-Paper Solopos.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten