Tutup Iklan

Solo Youth Edutech Festival 2021 Digelar Model Hybrid, Begini Konsepnya

YRP Solo mengadakan Solo Youth Edutech Festival 2021 mulai Selasa hingga Jumat menggunakan konsep hybrid, yakni secara virtual dan tatap muka langsung.

 Talkshow Solo Youth Edutech Festival 2021 di Dalem Purwohamijayan, Baluwarti, Solo, Selasa (26/10/2021). (Solopos/Bayu Jatmiko Adi)

SOLOPOS.COM - Talkshow Solo Youth Edutech Festival 2021 di Dalem Purwohamijayan, Baluwarti, Solo, Selasa (26/10/2021). (Solopos/Bayu Jatmiko Adi)

Solopos.com, SOLO — Solo Youth Edutech Festival 2021 digelar dengan konsep hybrid di Kota Solo, Selasa (26/10/2021). Acara tersebut dilaksanakan untuk mengembangkan potensi generasi muda.

Solo Youth Edutech Festival 2021 merupakan kegiatan yang digelar oleh Youth Reinforcement Program (YRP). Inisiator YRP, Astrid Widayani, mengatakan YRP merupakan program pengembangan anak muda berbasis pengembangan diri dan penguatan soft skill.

“Acara ini digelar dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda, yang mana Solo juga sudah menyambut pertemuan tatap muka di proses pembelajarannya,” katanya, Selasa.

Baca Juga: PLTSa Putri Cempo Solo, Puluhan Kontainer Material Mulai Berdatangan

Untuk itu pada pelaksanaan Solo Youth Edutech Festival 2021 tersebut juga dilakukan dengan konsep baru, yakni secara hybrid. “Jadi acara ini bisa disaksikan langsung dan bisa disaksikan secara virtual di www.syef.org,” katanya.

Terkait kegiatan secara langsung, Solo Youth Edutech Festival 2021 digelar di Dalem Purwohamijayan, Baluwarti, Solo, mulai 26 Oktober hingga 28 Oktober. Selain menampilkan sejumlah pembicara nasional, acara itu juga diisi workshop dan talkshow.

Berdasarkan informasi yang diunggah di akun Instagram @unsaofficial, pembicara nasional yang tampil pada acara itu adalah Journalist and News Anchor, Rory Asyari. Kemudian Putri Pariwisata Indonesia 2020 Jessy Silana dan Shakira Jasmine.

Baca Juga: Pekan Terakhir Solo Great Sale 2021, Banjir Promo Diskon hingga 50%

“Potensi anak muda Solo, itu yang ingin kami tampilkan. Sebab anak muda Solo memiliki beragam potensi. Dengan adanya acara ini kami ingin mempertemukan berbagai potensi anak tersebut. Secara keseluruhan kegiatan ini berbasis pengembangan soft skill,” jelas Astrid.

Menurutnya, pengembangan potensi generasi muda menjadi penting untuk masa depan bangsa. Generasi muda merupakan agen perubahan bagi sebuah bangsa.

“Terlebih dengan adanya tantangan teknologi, justru yang menjadi penggerak adalah anak muda itu sendiri. Anak muda berpotensi untuk menggerakkan roda perekonomian dan mengembangkan semua sektor,” jelasnya. Pembukaan acara tersebut dihadiri Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.


Berita Terkait

Espos Plus

Cerpen Selendang Bidadari

+ PLUS Cerpen Selendang Bidadari

Siapa tahu keberadaan bidadari itu bukanlah sekadar dongeng seperti pemikirannya selama ini. Mereka sedang mandi saat ini dan Darodin ingin mencuri selendangnya, satu saja.

Berita Terkini

3 Dokter UNS dan Sukarelawan Tim SAR Bakorlak Bertolak ke Lumajang

Kedelapan personel yang berangkat ke Lumajang itu terdiri atas tiga dokter, tiga sukarelawan SAR dan dua sopir.

Tokoh Difabel Kota Solo Dorong Kesetaraan Akses Pekerjaan

Tokoh difabel di Kota Solo mendorong adanya kesetaraan akses untuk kaum difabel sesuai undang-undang dan tidak adanya inklusivitas di lingkungan kerja.

Kinerja BPR Syariah Diklaim Tumbuh Positif dalam Setahun Terakhir

Bank Pembiayaan Rakyat atau BPR Syariah Indonesia mencatatkan kinerja yang tumbuh secara positif selama kurun waktu setahun terakhir.

6 Peserta Workshop Bawa Pulang Penghargaan Festival Ayo Membaca 2021

Enam orang peserta membawa pulang penghargaan dalam workshop penulisan cerpen dan artikel sebagai rangkaian Festival Ayo Membaca (FAM) 2021.

Lalu Lintas Solo Padat Saat Nataru? Dishub Siapkan Tim Patroli Keliling

Dishub Solo akan mengerahkan semua sumber daya termasuk tim patroli keliling untuk antisipasi kepadatan arus lalu lintas saat momen Nataru.

Kisah Eric, Trader Saham asal Boyolali Sukses lewat DNA Pro Akademi

Seorang trader saham asal Boyolali menceritakan pengalamannya sukses dalam investasi saham dengan bantuan DNA Pro Akademi.

Soal Jam Buka Saat Nataru, Pengelola Mal Solo Instruksi Resmi Wali Kota

Pengelola mal dan pusat perbelanjaan Kota Solo masih menunggu surat edaran resmi dari Wali Kota terkait penambahan jam buka selama penerapan PPKM level 3 Nataru.

Hari Kedua Rampung, Tim Ekspedisi Ekonomi Digital Menuju Jakarta

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group mengakhiri agenda liputan di Semarang pada hari kedua Minggu (5/12/2021) sore.

Mewarisi Api Perjuangan Sapto Nugroho, Pejuang Difabel Asal Solo

Sapto Nugroho terkenal dengan pemikiran “Ideologi Kenormalan” sebagai sarana memperjuangkan kesetaraan dengan kalangan nondifabel.

Atasi Tengkes, PKK Wonogiri Realisasikan Bumi Limase pada 2022

PKK akan berkolaborasi dengan pemerintah desa, karang taruna, kader posyandu, dan layanan kesehatan melalui Program Ibu Hamil dan Balita Makan Sehat (Bumi Limase).

Ukur Kecepatan Evakuasi, Warga KRB III Merapi Swadaya Gelar Simulasi

Simulasi yang dilakukan meliputi respons warga ketika ada tanda untuk berkumpul dan bersiap evakuasi hingga kecepatan warga.

Inilah Jumariyanto, Pengusaha Wonogiri yang Diganjar Penghargaan PLN

Pengusaha sukses asal Kabupaten Wonogiri, Jumariyanto, meraih penghargaan kategori Wirausaha Niaga Tangguh (Gold Appreciation) dari PT PLN (Persero), Selasa (30/11/2021) lalu.

Bukan Jebakan Tikus, Petani Tanon Sragen Pilih Pasang Pagar Plastik

Sejumlah petani di Kecamatan Tanon, Sragen, memilih memakai pagar plastik daripada memakai jebakan tikus yang beraliran listrik karena berbahaya.

Wisata Heritage Diharapkan Bisa Hapus Stigma Negatif Kestalan Solo

Pengelola hotel di Kelurahan Kestalan, Banjarsari, Solo, mendukung rencana penataan kawasan sebelumnya terkenal sebagai lokasi mangkal PSK jadi tempat wisata heritage.

Semeru Meletus, BPBD Klaten Siaga Antisipasi Bahaya Erupsi Merapi

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten terus meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi potensi bahaya erupsi Gunung Merapi.

Tiga Warga Boyolali Jadi Korban Pengeroyokan di Colomadu Karanganyar

Tiga warga asal Boyolali mengalami luka-luka akibat keributan yang terjadi di Cafe Jazz, Colomadu, Karanganyar, Sabtu (4/12/2021) malam.