Solo Sepi, Pedagang Pasar Klewer Tutup Lebih Awal
Kawasan Pasar Klewer Solo. (Solopos-dok)

Solopos.com, SOLO – Aktivitas pedagang di Pasar Klewer ikut lesu terdampak Solo yang sepi imbas virus corona.

Penetapan status Kejadian Luar Biasa (KLB) virus corona di Solo memang menimbulkan berbagai dampak di masyarakat, khususnya pedagang.

Belakangan ini sejumlah pedagang di Pasar Klewer Solo memilih mennutup lapak lebih awal ketimbang biasanya. Bahkan, ada pedagang yang memilih tidak membuka kios sama sekali.

Ketua Himpunan Pedagang Pasar Klewer (HPPK), Tavip Harjono, mengaku memasang spanduk bertuliskan pasar buka seperti hari sebelumnya. Operasional pasar tidak terpengaruh adanya KLB.

Sukoharjo KLB Virus Corona: 1 Positif, ODP 45, PDP 6

“Sabtu (21/3) malam saya pasang spanduk di depan pasar. tujuannya agar pembeli tahu kalau pasar masih buka. Mungkin mereka mengira pasar tutup jadi tidak pada ke pasar,” kata dia, kepada Solopos.com, Minggu (22/3/2020).

Pasar Klewer Disterilkan

Tavip mengatakan pedagang Pasar Klewer Solo masih memiliki asa dan berharap pandemi virus corona segera berakhir.

Kronologi Warga Sukoharjo Positif Corona, Bermula Dari Outbond

Berbagai upaya dilakukan agar Pasar Klewer Solo tetap dikunjungi di tengah pandemi corona dengan melakukan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Termasuk menyediakan tempat untuk mencuci tangan lengkap dengan sabun. Kawasan Pasar Klewer Solo juga telah disterilkan.

Lirik Lagu Menghapus Jejakmu - Ariel Noah dan BCL

“Sejak sepakan lalu kami sudah memasang banyak tempat cuci tangan lengkap dengan sabun. Kami juga mengelap seluruh permukaan yang paling banyak dipegang yakni tombol lift dan rail tangga dengan disinfektan,” ucapnya.

Tavip enggan berkomentar banyak tentang pennurunan omzet pedagang Pasar Klewer Solo. Menurutnya setiap pedagang memiliki angkanya masing-masing.

Motif Laki-Laki Asal Karanganyar Tega Jual Istri untuk Layanan Foursome

“Jumlah yang berjualan masih banyak. Beginilah kondisinya sekarang,” tandasnya.

Solo Sepi

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perdagangan (Disdag) Solo, Erni Susiatun, mengatakan seluruh pasar tradisional di Kota Bengawan beroperasi seperti biasa.

Perempuan ODP Corona Jalan-Jalan di Singosaren Solo Bikin Video Klarifikasi, Ini Pernyataannya

Tidak ada pengurangan jam operasional ataupun penutupan.

“Kemarin sempat ada hoaks pasar tutup atau lockdown, tapi tidak ada ya, tetap buka seperti biasa,” kata dia.

ODP Corona Solo Melonjak Tajam Jadi 2.795 Orang, Ini Penyebabnya

Seperti diketahui, beberapa hari belakangan ini  situasi Kota Solo tak seramai biasanya. Jalanan protokol sepi dari lalu lalang kendaraan bermotor.

Demikian pula kondisi angkutan umum yang juga sepi penumpang. Hal itu terjadi sejak status Solo KLB Corona ditetapkan, Jumat (13/3/2020).

UPDATE Terbaru Virus Corona di Solo

Lihat Peta Sebaran Virus Corona Jawa Tengah di Sini!


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho