Solo Hari Ini: 9 Desember 2015, Momen Rudy-Purnomo Menangi Pilkada

Enam tahun lalu, tepatnya pada 9 Desember 2015, pasangan F.X. Hadi Rudyatmo-Achmad Purnomo, meraih 63% suara sekaligus memenangi Pilkada Kota Solo.

 F.X. Hadi Rudyatmo dan Achmad Purnomo. (Dokumentasi Solopos)

SOLOPOS.COM - F.X. Hadi Rudyatmo dan Achmad Purnomo. (Dokumentasi Solopos)

Solopos.com, SOLO – Enam tahun lalu, tepatnya pada 9 Desember 2015, pasangan F.X. Hadi RudyatmoAchmad Purnomo, meraih 63% suara sekaligus memenangi Pilkada Kota Solo.

Solopos.com edisi Rabu (9/12/2015) mengabarkan para kader dan simpatisan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) langsung mengucapkan selamat kepada calon Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, Rabu sore, di Kantor Sekretariat DPC PDIP di Brengosan, Solo.

Saat itu, hasil penghitungan suara sementara oleh PDIP dari laporan saksi di masing-masing tempat pemungutan suara (TPS), pasangan petahana yang diusung PDIP, F.X. Hadi Rudyatmo-Achmad Purnomo, meraih 63% suara, sedangkan sisanya mendukung Anung Indro Susanto-Muhammad Fajri.

Baca Juga: Wuih, Rudy Diminta Ngelas Pagar Rumah Megawati di Jakarta

Rudy ketika dijumpai wartawan kala itu mengaku tetap menunggu hasil keputusan resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo. “Kalau Tuhan mengizinkan dan rakyat memberi dukungan, saya akan melayani masyarakat Solo tanpa membedakan ras, suku, golongan dan agama,” kata dia waktu itu.

Rudy meminta kepada kader dan simpatisan untuk menerima apa pun hasilnya dengan arif dan bijaksana. Selain itu tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang mengganggu kepentingan umum.

Rudy mengaku dari hasil perhitungan sementara internal partai, perolehan suara meleset dari target 70%. Namun Rudy berdalih target itu hanya untuk memberi semangat kepada para sukarelawan.

Baca Juga: PDIP-Gerindra dan Anies Baswedan-Demokrat di Tengah Ketidakpastian

Dan bukanlah target riil PDIP, yang hanya menargetkan 53 persen suara. “Target ini kami hitung dari hasil perolehan suara pada pileg PDIP, PKB, dan Hanura hanya 53 atau 54 persen,” kata dia.

Berita Terkait

Berita Terkini

4 Tahun Nabung di Bank Sampah, Warga Purwosari Solo Kumpulkan Rp16 Juta

Seorang anggota bank sampah di RW 008 Kelurahan Purwosari, Laweyan, Solo, berhasil mengumpulkan 17 gram emas senilai Rp16 juta dari menabung sampah selama empat tahun.

Pembayaran Tunai Masih Mendominasi BRT Trans Jateng Solo-Sumberlawang

Selama dua pekan terakhir, jumlah transaksi nontunai pada layanan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng Solo-Sumberlawang belum sampai 5%.

Atasi Kekeringan Sekitar WKO Sragen, Komunitas Gelar Aksi Tanam Pohon

Butuh upaya kolaborasi penanaman pohon untuk mengatasi kekeringan pada musim kemarau di sekitar sumber air di Desa Gilirejo Baru, Kecamatan Miri, Sragen.

Gerdu Wonogiri Longsor, Warga Langsung Gelar Kerja Bakti

Kerja bakti dilakukan oleh warga di lingkungan Gerdu serta petugas dari BPBD Kabupaten Wonogiri dan Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri.

+ PLUS Volume Kubah Lava Merapi Bertambah 400 Bak Truk/Hari

Aktivitas erupsi efusif Gunung Merapi membentuk kubah lava yang salah satunya di bagian barat daya dengan volume mencapai 1.670.000 m3. dan pada bagian tengah mencapai 3.007.000 m3.

Mau Naik BRT Trans Jateng Solo-Sragen? Ini Daftar Lengkap 76 Haltenya

BRT Trans Jateng Solo-Sragen berjalan dari Terminal Tirtonadi Solo sampai Terminal Sumberlawang, Sragen, melewati 76 titik pemberhentian atau halte.

Wah, Bank Sampah RW 008 Purwosari Solo Kurangi 2 Ton Sampah per Bulan

Pengelolaan bank sampah di RW 008 Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Solo, mampu mengurangi volume sampah hingga dua ton dalam sebulan.

Ndayu Park Sragen Punya Atraksi Baru Lho, Keliling Naik Skuter Listrik

Pengunjung taman Ndayu Park Sragen kini bisa menikmati atraksi baru yakni keliling taman naik skuter listrik yang bisa disewa di lokasi.

Takut Bingung, Pedagang Pasar Legi Solo sampai Keluar Jemput Pelanggan

Para pedagang Pasar Legi Solo sampai rela keluar menjemput pelanggan yang sudah janji mau datang karena takut si pelanggan bingung menemukan lokasi lapak mereka di bangunan baru.

Down For Life Dedikasikan Lagu Terbaru untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Down For Life (DFL) mempersembahkan lagu terbaru berjudul Children of Eden untuk anak-anak berkebutuhan khusus (ABK).

Ada Jembatan Gantung, Perekonomian Girpasang Terdongkrak

Sejak proyek pembangunan jembatan girpasang rampung, jumlah kunjungan wisatawan ke Girpasang naik drastis.

Kelar Direhab, 4 Stadion Pendamping Manahan Solo Dikelola Pihak Ketiga?

Empat lapangan dan stadion mini pendamping Stadion Manahan Solo yang sudah selesai direhab bakal diserahterimakan kepada Pemkot Solo.

Jembatan Girpasang Banjir Pengunjung, Gondola Penumpang Ikut Untung

Akses lain menuju ke Girpasang seperti gondola penumpang  pun turut kebanjiran pengunjung.

Agar Maksimal, Papi Sarimah Solo Harus Ditopang Bank Sampah di Tiap RW

Program paksa pilah sampah dari rumah atau Papi Sarimah di Solo dinilai akan maksimal kalau ditopang dengan bank sampah minimal satu di tiap RW.

Menikmati Sensasi Goyang-Goyang Melintasi Jembatan Gantung Girpasang

Jembatan gantung Girpasang membentang sejauh 120 meter di atas jurang sedalam 150 meter.

Jadi Pusat Budaya Jawa, Penataan Taman Balekambang Solo Segera Dilelang

Kementerian PUPR segera melelang proyek penataan Taman Balekambang Solo yang akan dijadikan pusat kebudayaan Jawa.