SOLO GREAT SALE : Diskon Hingga 80%, SGS Bukan Cuci Gudang
Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo (kanan) dan para pelaku bisnis menyaksikan peluncuran logo Solo Great Sale 2015 di perempatan Ngarsopuro, Jl. Slamet Riyadi, Solo, Minggu (7/12/2014). (Ivanovich Aldino/JIBI/Solopos)

Solo Great Sale dipastikan bukan event cuci gudang meskipun diskon yang ditawarkan bisa mencapai 80%.

Solopos.com, SOLO — Solo Great Sale yang digelar pada 1 Februari-28 Februari 2015 bukan ajang cuci gudang. Meskipun sejumlah pihak menawarkan sale hingga 80%, produk yang diskon merupakan produk baru.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Solo selaku Ketua Solo Great Sale, Sri Haryanto Mulyo T., mengatakan persiapan kegiatan terus dilakukan. Berbagai rapat dan koordinasi dengan peserta acara juga terus dilakukan untuk mematangkan konsep pelaksanaan dan berbagai macam fasilitas yang akan diterima pengunjung maupun pengusaha.

“Beberapa waktu lalu, kami lakukan koordinasi dan besaran diskon Solo Great Sale di mal maksimal 80%. Akan ada juga diskon bunga kredit dan voucher uang muka untuk kepemilikan properti. Kami minta pelaku usaha menyiapkan barang branded dan harus lebih murah dari Jakarta Great Sale,” ungkap laki-laki yang akrab disapa Gareng ini di Solo Paragon Lifestyle Mall, Solo, Jawa Tengah, Rabu (24/12/2014).

Pihaknya juga mengimbau kepada pengusaha untuk tidak menjual produk retur dan stok lama saat Solo Great Sale (SGS) digelar. Selain itu, produk yang dijual juga dilarang untuk dinaikkan harganya terlebih dahulu baru didiskon. Sementara itu, Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo menyatakan Solo Great Sale tidak boleh dijadikan ajang untuk cuci gudang. Namun produk yang dijual dan diberi potongan harus produk baru supaya tidak mengecewakan pengunjung.

Tekan Inflasi
Mengenai jumlah peserta yang ikut, Rudy mengatakan semua harus perusahaan yang ada di Solo diwajibkan untuk mengikuti kegiatan tersebut. Dia pun mengaku siap untuk memberi insentif kepada pengusaha berupa keringanan pajak.

“Masalah insentif pajak bisa dibicarakan. Tujuan utama Solo Great Sale adalah menekan inflasi daerah dan meningkatkan kunjungan wisata. Oleh karena itu, pemerintah daerah siap memberikan keringanan dan kemudahan kepada pengusaha untuk kesuksesan acara,” ujar Rudy.

Dia mengatakan promosi dan sosialisasi Solo Great Sale sudah dilakukan sejak saat ini. Dia mengatakan akan menyiapkan titik baliho milik pemerintah yang bisa digunakan sebagai sarana promosi. Selain itu, promosi juga dilakukan melalui media sosial dan media online lainnya yang dikelola oleh Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Solo.

 

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho