Tutup Iklan
Acara evaluasi Solo Great Sale (SGS) 2018 di Gedung Bank Indonesia (BI) Solo, Rabu (14/2/2018) sore. (Suwarmin/JIBI/Solopos)

Solo Great Sale 2018, transaksi SGS selama ini mencapai Rp230 miliar.

Solopos.com, SOLO -- Event Solo Great Sale (SGS) 2018 yang baru berlangsung 14 hari membukukan transaksi bernilai sekitar Rp230 miliar lebih dari target Rp425 miliar. Sementara itu transaksi SGS di pasar tradisional baru mencapai Rp17 miliar dari target Rp50 miliar.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Solo, Sri Haryanto MT atau akrab disapa Gareng, mengungkapkan pencapaian tersebut dalam acara evaluasi SGS 2018 di Gedung Bank Indonesia (BI) Solo, Rabu (14/2/2018) sore.

"Dari target Rp425 miliar, sudah tercapai Rp230 miliar," ungkap Gareng. Berdasarkan data resmi, transaksi SGS sampai saat ini yakni Rp230.675.450.600.

Dia menambahkan tenant yang memeriahkan pesta diskon Solo kini sudah mencapai 5.620 tenant serta peserta dari pasar tradisional sekitar 2.000 pedagang.

Lebih lanjut dalam acara tersebut terungkap peringkat tertinggi transaksi di pasar tradisional sementara ini diraih oleh Pasar Legi Solo, disusul Pasar Cenderamata Ngarsopuro karena ada keris seharga Rp140 juta, serta Pasar Depok di mana ada burung seharga Rp100 juta.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Solo Abdullah Suwarno menjelaskan hotel sejak pembukaan SGS di awal Februari 2018 sampai saat ini mencatatkan transaksi mencapai Rp9,6 miliar.

Acara evaluasi SGS dihadiri anggota Kadin, pejabat Pemkot Solo, dipimpin Kepala Perwakilan BI Solo Bandoe Widiarto.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten