SOLO BATIK FASHION :  Cuaca Cerah, 14 Desainer Unjuk Kebolehan, Penonton Puas
Model memperagakan busana karya Agus Bridal di Solo Batik Fashion (SBF) V di halaman Balaikota Solo, Sabtu (31/8/2013) malam. Pada hari ke 2 SBF V sebanyak 14 desainer menampilkan busana bertema batik. (JIBI/SOLOPOS/Burhan Aris Nugraha)

Solopos.com, SOLO -- Peragaan busana (fashion show) pada hari kedua ajang tahunan Solo Batik Fashion (SBF) V tahun 2013 di halaman Balai Kota Solo, Sabtu (31/8/2013) malam, berlangsung meriah.

Sebanyak 14 perancang busana (desainer) Tanah Air beradu kreativitas di hadapan ratusan tamu undangan dan masyarakat Kota Solo. Tidak seperti saat pembukaan SBF V pada Jumat (30/8) lalu yang diguyur hujan, suasana malam pada gelaran hari kedua begitu cerah.

Acara dibuka dengan penampilan menarik penyanyi asal Solo, Dewi Cinta membawakan dua lagu andalannya. Sekitar pukul 20.00 WIB peragaan busana karya para desainer dimulai. Masyarakat umum yang telah menunggu sedari sore sontak merangsek maju.

Desainer nyentrik asal Ibu Kota, dr Ian, tampil perdana menyuguhkan kreasi busana santai. Ian berhasil memadukan motif batik dengan ornamen busana modern khas anak muda. Batik bersinerji apik dalam wadah busana masa kini seperti jaket dan celana pendek.

Batik juga mampu saling melengkapi dengan ornamen seperti kaca mata, tas, topi, kalung dan sepatu high heels. Karaya dr Ian membuktikan batik tidak kuno atau ketinggalan zaman. Tak kalah dengan dr Ian, desainer Solo, Agus Bridal, menyuguhkan kebaya.

Busana karya Agus berhasil memberikan kesan anggun kepada para peragawati. Permainan warna muda nan lembut menunjukkan kematangan desainer dalam mengaplikasikannya dalam sebuah busana. Agus menyandingkan ornamen modern dengan sanggul.

“Sangat bagus, bisa jadi referensi masyarakat. Busana karya Agus Bridal mampu menampilkan keanggunan dan kecantikan wanita Indonesia. Tapi busana karya dr Ian juga tidak kalah menarik. Membuktikan batik juga cocok dikenakan untuk acara santai,” ungkap Putra, warga Serengan, Solo, saat dimintai tanggapan oleh Solopos.com, di sela acara.

Suguhan gaya busana dari ujung timur Indonesia ditampilkan oleh desainer Tuty Kharisma dan Joko SSP. Dua desainer ini mengambil tema berturut-turut, romantic Papua dan exotica Papua, dalam karya mereka.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom