SOLO BATIK CARNIVAL : Tak Ada Karnaval di SBC 2014

Kamis, 5 Desember 2013 - 05:11 WIB Penulis: Mahardini Nur Afifah Jibi Solopos Editor: Adib Muttaqin Asfar | Solopos.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Solo Batik Carnival (SBC) (JIBI/Solopos/Dok.)

Solopos.com SOLOSolo Batik Carnival (SBC) VI yang digelar akhir Juni lalu mendapatkan sorotan dari sejumlah kalangan. Kritikan datang menyoal tema, performa, hingga komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Solo dalam menggarap agenda yang digadang-gadang berkelas internasional ini.

Enggan dianggap membuat gelaran yang asal jalan, Pemkot Solo mulai berbenah mempersiapkan konsep baru untuk memberikan inovasi pada gelaran ketujuh SBC. Serangkaian konsep, lokasi ajang gelar, penyelenggaraan workshop, hingga manajemen penonton mulai digagas agar gelaran karnaval ini memberikan suguhan baru bagi publik Kota Bengawan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Solo, Widdi Srihanto, mengatakan SBC VII rencananya bakal digelar di kompleks Stadion Manahan pada Juni 2014.  Penyelenggaraan lokasi baru ini diusulkan untuk memberikan warna baru bagi acara yang selama ini digelar di sepanjang jalan protokol Kota Solo.

“Tidak ada kirab di jalan. Venue baru ini bisa digelar di dalam atau di luar Stadion Manahan. Waktu penyelenggaraan belum ditentukan sore atau malam. Tapi yang jelas digelar pada akhir pekan di Manahan. Lokasi ini sengaja dipilih karena mempertimbangkan faktor manajemen penonton,” jelasnya ketika berbincang dengan wartawan, Rabu (4/12/2013) siang.

Selain itu, Pemkot juga bakal menggerakkan tim kreatif SBC untuk berani menampilkan tema yang spesifik dan memanfaatkan  ide karnaval baru dari luar komunitas SBC.  “Solo harus tetap menggunakan patron lokal. Banyak sekali kearifan lokal di sini yang bisa dieksplorasi seperti keris, wayang, reog, dan lain-lain. Tema yang relevan dengan era yang sekarang. Jadi kesannya yang berubah tidak hanya warna, tapi ada inovasi yang nyata. Selain itu, manajemen kali ini dituntut lebih welcome pada arahan dari luar,” bebernya.

SBC VII yang dibuat lebih “terbuka” ini nantinya juga diarahkan untuk menggelar workshop di tengah-tengah masyarakat agar gelaran ini bisa menjadi bagian dari masyarakat. “Workshop nanti akan digelar terbukan di tiap kelurahan sekitar Solo. Kalau masyarakat ingin ikut, tidak boleh dihalang-halangi,” tandasnya.

Disinggung mengenai manajemen penonton SBC ke depan, Widdi menjelaskan pihaknya sedang mempertimbangkan untuk memberlakukan sistem ticketing. “Ticketing ya ticketing, tapi tetap untuk masyarakat. Kami akan belajar dari evaluasi gelaran lain seperti SIPA 2013 dan lainnya,” urainya.

Dalam waktu dekat, Pemkot rencananya menggelar rapat koordinasi bersama Yayasan SBC, budayawan, tokoh masyarakat, ASITA, dan PHRI.

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif
HEADLINE jateng Gegara Baling-Baling Perahu Nyangkut Tali, Nelayan Rawa Pening Meninggal Dunia 14 detik yang lalu

HEADLINE jateng Pj Wali Kota: Layanan Kesehatan RSUD Salatiga Harus Maksimal dan Lebih Ramah 28 detik yang lalu

HEADLINE soloraya Breaking News: Tim Densus 88 Antiteror Tangkap Terduga Teroris di Sukoharjo 22 menit yang lalu

HEADLINE soloraya Menurut Survei, Layanan TBC di Kabupaten Karanganyar Dinilai Baik 23 menit yang lalu

HEADLINE bisnis Cetak Laba Rp39,31 Triliun, Kontribusi BRI untuk Negara & Rakyat Kian Meningkat 23 menit yang lalu

HEADLINE lifestyle Diharamkan MUI Jember, Ini Asal Usul Joget Pargoy yang Viral di Tiktok 24 menit yang lalu

HEADLINE foto Pengecatan Ulang Atap Gedung Nusantara, DPR Anggarkan Rp4,5 Miliar 27 menit yang lalu

HEADLINE soloraya Kasus Kecelakaan Tunggal di Jl. Slamet Riyadi Solo Masih Proses Mediasi 32 menit yang lalu

HEADLINE foto Jenazah Kopilot Helikopter Jatuh Briptu Lasminto Dimakamkan di Serang Banten 44 menit yang lalu

HEADLINE soloraya 4 Kali Dibobol Maling, Kapolres Klaten Datangi Angkringan Mas Bro 44 menit yang lalu

HEADLINE news Profil Veronica Yulis Prihayati, Wanita Berpangkat AKBP dan Tugas di Baharkam 49 menit yang lalu

HEADLINE soloraya Ada 2 Usulan, Keputusan UMK Karanganyar 2023 Kini di Tangan Bupati 50 menit yang lalu

HEADLINE lifestyle Apa Itu Joget Pargoy yang Diharamkan MUI Jember? Berikut Penjelasannya 55 menit yang lalu

HEADLINE bisnis Bertabur Hadiah dan Promo Menarik, Candi Vaganza Exhibition Kembali Digelar 1 jam yang lalu

HEADLINE news Rekrutmen Bersama BUMN Batch 2 akan Dibuka, 30 Perusahaan BUMN Ikut Partisipasi 1 jam yang lalu