Tutup Iklan
Ilustrasi software Foxpro. (Istimewa)

Solopos.com, JAKARTA - FoxPro merupakan software lawas yang pertama kali dikembangkan pada tahun 1992. Software ini sempat trending dan viral setelah digunakan oleh saksi tim hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo dan Sandiaga Uno, Idham Amiruddin.

Foxpro digunakan sebagai software DPT. Perangkat lunak juga digunakan untuk menunjukan NIK siluman dan NIK rekayasa pada sidang MK sengketa hasil pilpres 2019. Perdebatan pun hadir dilinimasa Twitter, di mana beberapa warganet menyinggung tentang lawasnya software yang dipake tahun ini.

Menanggapi hal tersebut Pengamat Telekomunikasi, Heru Sutadi pun mengungkapkan jika FoxPro telah diskontinu pada 2007 dan versi terakhirnya yakni versi 2.6.

Heru menambahkan meskipun sudah didiskontinu, ada orang-orang yang memakainya untuk database management system. "Karena foxpro kan bisa bekerja dihampir semua sistem operasi dari DOS, windows, Linux, Macintosh dan Unix," kata dia dilansir Okezone, Selasa (26/6/2019).

Heru juga tak banyak mengomentari tentang sidah MK, menurut dia selama FoxPro masih digunakan tidak ada masalah. "Saya waktu windows berubah-ubah juga masih pakai windows jadul juga masih bisa jalan. Hanya support resmi dari Microsoft sudah tidak ada, tapi tetap bisa dipakai," jelas dia.

Heru juga menambahkan jika pembuktian tidak melihat metode dan alatnya, tapi apakah yang dibuktikan itu benar atau tidak.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten