Soal Sengketa Pasar Babadan Klaten, Pemdes Teloyo Tempuh Mediasi

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, KLATEN — Pemerintah Desa Teloyo, Kecamatan Wonosari, Klaten, mengupayakan mediasi untuk menyelesaikan sengketa tanah Pasar Babadan. Pemdes akan mengadakan pertemuan dengan pihak-pihak yang mengklaim sebagai pemilik sah tanah pasar tersebut di Kantor Camat Wonosari, Senin (9/4/2018).

Sejauh ini ada dua pihak yang mengklaim sebagai pemilik sah lahan Pasar Babadan. Selain Slamet Siswosuharjo yang sudah terang-terangan menyebarkan surat edaran agar lahan itu dikosongkan  dan warga lain atas nama Suratno.

Suratno pernah mengajukan gugatan kepada Pemerintah Desa Teloyo hingga Bupati Klaten soal tanah itu pada 2017 dengan nomor registrasi 65.Pdt.G/2017/PN KLN dengan pemohon atas nama Suratno. Gugatan Suratno berakhir dengan putusan PN Klaten tidak menerima gugatan Suratno. PN Klaten juga menghukum Suratno membayar biaya perkara Rp3 juta.

"Kami upayakan berdialog dulu dengan keluarga Slamet. Kami juga berkoordinasi dengan Suratno. Kami beri pengertian soal status tanah di sana," kata Kepala Desa Teloyo, Soedarto, saat dihubungi Solopos.com, Kamis (5/4/2018) siang.

Jika mediasi mentok, Pemdes akan melaporkan soal surat edaran pengosongan pasar kepada polisi melalui Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten. Soedarto mengatakan Pemdes Teloyo langsung menggelar musyawarah desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Teloyo pada Selasa (3/4/2018) malam setelah ada upaya pengiriman material batu oleh keluarga Slamet Siswosuharjo melalui Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS), Selasa siang.

Dalam rapat itu diputuskan salah satunya melakukan upaya mediasi di Kantor Camat Wonosari pada Senin (9/4/2018). Jika mediasi itu mentok, Pemdes Teloyo akan melaporkan keluarga Slamet Siswosuharjo ke polisi melalui Pemkab Klaten.

Pelaporan terkait adanya upaya pengusiran pedagang Pasar Babadan oleh Slamet. Ia juga melaporkan keterlibatan LUIS dalam urusan itu. "Tapi sejauh ini kami berusaha lewat mediasi dulu. Jika tidak tercapai mufakat, baru kami ajukan langkah hukum," kata Kades.

Pendamping keluarga Slamet Siswosuharjo, Endro Sudarsono, menyambut baik rencana mediasi itu. Ia mengaku menanti mediasi itu selama ini. Kendati demikian, ia tetap menyiapkan sejumlah upaya hukum untuk membuktikan kepemilikan tanah Pasar Babadan di Dukuh Babadan, Desa Teloyo, Kecamatan Wonosari, Klaten, Jawa Tengah, adalah milik Slamet Siswosuharjo.

Sejumlah upaya hukum itu antara lain melaporkan Kades Teloyo kepada Ombudsman dan melaporkan delik pidana berupa menyewakan tanah kepada orang lain. Kades disebut-sebut menyewakan kepada pedagang sebesar Rp15 juta untuk selamanya.

"Namun begitu, kami tetap mengupayakan selesai dengan mediasi. Kades bisa legawa, pedagang legawa," tutur Endro.



Berita Terkait

Espos Premium

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Berita Terkini

Hasil Liga 1 2021-2022: Derbi Kalimatan, Borneo FC vs Barito Putera Bermain Imbang 1-1

Barito Putera unggul lebih dahulu lewat gol yang dicetak Muhammad Luthfi Kamal

Bukti Keberhasilan Pemberdayaan BUMDes, Semen Gresik Raih Nusantara CSR Awards 2021

Program CSR Semen Gresik telah memberikan kebermanfaatan, diantaranya mendorong penurunan angka kemiskinan di area perusahaan.

Petugas DLHK dan Polisi Klaten Cek Air Saluran Irigasi yang Berubah Merah, Hasilnya?

Petugas dari DLHK dan Polres Klaten mengambil sampel air di saluran irigasi yang sebelumnya dikabarkan berubah warna menjadi merah.

Pemkab Sukoharjo Bantu Biaya Pendidikan Anak Pasutri Tinggal di Kolong Meja Wedangan Kartasura

Pemkab Sukoharjo akan memberikan bantuan biaya pendidikan kepada anak dari pasangan suami istri Cahyo Yulianto, 50 dan Wiwin Haryati, 48.

Waduh! Antrean Warga Mengular di Sentra Vaksinasi XT Square

Pendeknya durasi di hari Jumat akibat ibadah salat membuat warga berlomba datang lebih dulu hingga antrean mengular.

Sponsor Berlimpah, Persis Solo Kewalahan Terima Tawaran Kerja Sama

Jelang peluncuran tim dan jersey pekan depan, terhitung sudah 14 perusahaan yang mendukung Persis Solo musim ini.

Pelepasan Atlet PON XX Papua Kontingen Jawa Tengah asal Kota Solo

Pemkot Solo melepas 45 atlet, 9 pelatih

Total Dana IPO Tembus Rp32,14 Triliun, Kontribusi Bukalapak Rp21,9 Triliun

Dana hasil penawaran umum yang telah terkumpul hingga 16 September 2021 sebesar Rp32,14 triliun. Total dana itu berasal dari 38 perusahaan yang baru tercatat tahun ini.

Pemerintah Targetkan Ekspor Mobil Listrik di Tahun 2022

Infrastruktur dasar KIT Batang selesai sejak Mei 2021, pembangunan fasilitas recycle, cathode, dan precursor dimulai akhir tahun ini.

Dibujuk Bupati Sukoharjo, Sekeluarga Tidur di Kolong Meja Wedangan Tetap Tolak Tempati Rusunawa

Bupati Sukoharjo Etik Suryani membujuk satu keluarga pasutri Cahyo Yulianto dan Wiwin Haryati yang terpaksa tinggal dan tidur di kolong meja wedangan di Kartasura untuk menempati rusunawa.

1.681 Ibu Hamil di Kendal Sudah Ikut Vaksinasi Covid-19

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kendal, Wynee Frederica meminta ibu hamil yang ada di wilayahnya untuk tidak takut vaksinasi.

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Mendarat di Gurun Gobi, 3 Astronaut China Ditandu

Tiga astronaut China berhasil mendarat di Gurun Gobi, Jumat (17/9/2021), setelah perjalanan luar angkasa 90 hari.

5 Rumah Sakit di Sragen Punya Rapor Merah, Bupati Mencak-Mencak

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, meluapkan kemarahannya setelah mendapati lima dari 10 rumah sakit di Bumi Sukowati mendapat rapor merah dari BPJS Kesehatan.