Soal Pembukaan Tempat Wisata, Ini Kata Disporapar Boyolali
Warga berada di depan pintu gerbang objek wisata pemandian Pengging, Boyolali, Sabtu (30/5/2020). (Solopos/Bayu Jatmiko Adi)

Solopos.com, BOYOLALI -- Pemerintah Kabupaten Boyolali belum bisa memastikan kapan akan membuka berbagai tempat wisata yang tutup untuk pencegahan Covid-19.

Pemkab masih membahas rencana pembukaan operasional objek wisata itu ke depannya. Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Boyolali, Susilo Hartono, mengatakan belum ada kepastian mengenai pembukaan kembali objek wisata.

"Untuk objek wisata, terkait persiapan new normal, jujur saja kami masih menunggu [informasi] dari tim penanggulangan Covid-19 di Boyolali," kata dia kepada Solopos.com, Sabtu (30/5/2020).

WFH Dicabut, ASN Pemkot Solo Wajib Ngantor Mulai Mulai 2 Juni

Menurut Susilo, ke depan tentunya akan ada berbagai skema untuk pembukaan kembali objek wisata di Boyolali. "Kalau sudah direkomendasikan dibuka untuk objek wisata ini, itu mungkin juga masih dipipah-pilah," jelas dia.

Susilo mencontohkan objek wisata yang berkaitan dengan air seperti untuk renang dan sebagainya kemungkinan akan dikaji lebih lanjut. Selain itu jika objek wisata dibuka kembali, harus tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Dia mengatakan Disporapar Boyolali masih terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mendapatkan rekomendasi dari sisi kesehatan di objek wisata, khususnya wisata air.

Donasi Untuk Satwa Ditutup, TSTJ Solo Kumpulkan Rp377 Juta

Berdasarkan pantauan Solopos.com, Sabtu, tempat wisata pemandian Pengging, Boyolali, masih tutup. Pintu gerbang objek wisata tertutup rapat. Spanduk bertuliskan informasi jika objek wisata tutup sementara masih terpasang di pos loket.

Sebelumnya, Administratur Perhutani KPH Telawa, Arif Fitri Saputra, juga menginformasikan objek wisata di kawasan hutan masih ditutup sementara.

Wisata Kawasan Hutan

Dia mengatakan Surat Administratur Muda/KKPH Telawa Nomor 79/055.7/TLW JATENG/PERHUTANI/2020 tanggal 17 Maret 2020 perihal penutupan sementara lokasi wisata hingga saat ini masih berlaku.

5 ASN Positif Corona, 4 Puskesmas Pembantu Di Solo Tutup Sementara

Dia berharap keputusan penutupan tempat wisata di kawasan hutan Boyolali tersebut bisa dipahami semua pihak termasuk mitra Perum Perhutani.

"Peran serta dari semua lapisan masyarakat dan mitra Perum Perhutani, khususnya pengelola objek wisata dalam kawasan hutan sangat penting dalam upaya percepatan penanganan Covid 19," kata dia, belum lama ini.

Seperti diberitakan, salah satu lokasi wisata di kawasan hutan yang banyak dikunjungi warga adalah Kedung Cinta Kedung Ombo di Wonoharjo, Kecamatan Kemusu.

Pada momentum pasca-Lebaran, biasanya lokasi tersebut banyak didatangi warga. "Sempat beredar kabar di media sosial jika lokasi wisata buka. Kami tegaskan itu tidak benar. Saat ini masih tutup, sampai ada kebijakan baru dari pemerintah," kata dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho