Soal Komentar Paundrakarna, Lilik: Biar Saja, Enggak Perlu Ditanggapi

Pengageng Wedhana Satrio Pura Mangkunegaran, K.R.M.T. Lilik Priarso Tirtodiningrat, mengaku tak memiliki wewenang untuk mengomentari pernyataan GPH Paundrakarna soal Suksesi Mangkunegaran.

 Paundrakarna Sukmaputra Jiwanegara (Solopos - Dok)

SOLOPOS.COM - Paundrakarna Sukmaputra Jiwanegara (Solopos - Dok)

Solopos.com, SOLO — Suksesi pemimpin Mangkunegaran mulai memanas saat Pengageng Wedhana Satrio Pura Mangkunegaran, K.R.M.T. Lilik Priarso Tirtodiningrat, mengatakan calon Mangkunegara X (MN X) mengerucut pada G.P.H. Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo, 24.

Pada Jumat (21/1/2022) siang akun Instagram @gphpaundrakarna1 menuliskan komentar panjang dalam postingan berita @Solopos_com. Akun yang terkonfirmasi milik G.P.H Paundrakarna tersebut mengkritik Bhre dan pernyataan Lilik. Hal itu ditambahi dengan komentar akun @Sukmawatisukarnoputri yang menyebutkan bahwa yang direstui oleh Almarhum Presiden Soekarno dan Mangkunegara VIII adalah G.P.H Paundrakarna.

PromosiDua Dinasti Politik Segera Bersatu Menguasai Filipina

Pengageng Wedhana Satrio Pura Mangkunegaran, Lilik, saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, Sabtu (22/1/2022), mengatakan sebagai abdi dalem dirinya tak berhak berkomentar. Sampai saat ini pihaknya tetap menunggu hasil musyawarah keluarga.

Baca Juga: Berharap Suksesi Damai di Pura Mangkunegaran Solo, Tanpa Polarisasi

Lilik mengaku tahu tentang komentar Paundra di Instagram @Solopos_com justru lewat berita di media massa. Ia mengatakan masyarakat tak perlu menanggapi pernyataan tersebut. “Biar saja, biar saja, Biar sakkarepe kono. Enggak perlu ditanggapi. Kita tidak punya kewenangan di situ,” terangnya.

Sebelumnya, Lilik mengatakan Pura Mangkunegaran masih memegang paugeran adat istiadat Kerajaan Mataram. Berdasarkan adat tersebut, ada beberapa syarat penerus. Pertama, penerus haruslah keturunan Mangkunegara IX.

Keturunan yang dimaksud haruslah laki-laki. Urutannya paling atas yakni laki-laki putra Prameswari atau Permaisuri. Selanjutnya, kalau Permaisuri tak memiliki putra laki-laki, barulah putra Garwa Ampil atau selir.

Baca Juga: Suksesi Mangkunegaran Memanas, Ini Kata Pemerhati Budaya Solo

“Putra setelah jumeneng. Kalau sekarang kan enggak ada [Garwa Ampil]. Kalau zaman dulu pasti ada Garwa Ampil, itu nanti anak laki-lakinya tertua juga,” terangnya

Hal itu kemudian diperkuat dengan Serat Paliatma karya Kandjeng gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Mangkunegara IV. Dalam serat tersebut berisi wasiat tentang penerusnya.

Lilik menyebutkan isinya, yakni: Wahai anak-anakku, sewaktu aku masih jadi prajurit jangan punya mimpi jadi penerus MN V. Karena penerus Mangkunagara nanti adalah anak saya yang saat saya sudah Jumeneng.

“Ada juga di Serat Paliatma. Tradisi ini harus kita luruskan kembali,” kata Lilik.

Baca Juga: Suksesi Mangkunegaran Solo, Paundrakarna Sebut Bhre Boneka Ibunya

Sebelumnya, sejarawan Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Susanto, berharap suksesi Praja Mangkunegaran nantinya berlangsung damai tanpa adanya polarisasi. Mengingat, posisi Pura Mangkunegaran sangat penting sebagai pusat kebudayaan.

Sampai hari ini sumbangan terbesar Pura Mangkunegaran terletak pada bidang kebudayaan. Pura Mangkunegaran menjadi satu-satunya sumber informasi soal kolonial.

“Info soal kolonial ada lengkap di Perpustakaan Mangkunegaran. Kalau sampai tidak ada yang mengelola atau hilang, publik akan terputus dengan sejarah masa lampau,” terangnya.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Pencapaian SDGs Desa Langkah Penting Mengatasi Kemiskinan Ekstrem

+ PLUS Pencapaian SDGs Desa Langkah Penting Mengatasi Kemiskinan Ekstrem

Pencapaian Tujuan Pembangunan Desa Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) Desa menjadi bagian penting dari strategi mengatasi masalah kemiskinan ekstrem di Indonesia.

Berita Terkini

Pemkab Klaten Kembali Mendapatkan Opini WTP, Ini Komentar Bupati

Pemerintah Kabupaten Klaten sukses mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Tahun Anggaran 2021.

Pemkab Sragen Hibahkan Lahan 20,1 Hektare ke Kemenparekraf, Buat Apa?

Pemkab Sragen menghibahkan lahan seluas 20,1 hektare kepada Kemenparekraf untuk lokasi pembangunan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Negeri.

Kenapa Nama Sala Berubah Jadi Solo? Ternyata Ini Sejarahnya

Kira-kira kenapa nama Sala bisa berubah menjadi Solo, salah satu kota yang ada di Jawa Tengah? Ternyata begini sejarahnya.

Butuh 2 Crane Evakuasi 2 Truk Kecelakaan di Jl. Solo-Semarang Boyolali

Evakuasi kedua truk yang terlibat kecelakaan di Jl. Solo-Semarang, tepatnya di timur SPBU Teras, Kabupaten Boyolali, pada Selasa (17/5/2022) membutuhkan dua crane.

Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan 2 Truk di Jl. Solo-Semarang Boyolali

Kecelakaan maut melibatkan dua truk di Jl. Raya Solo-Semarang, tepatnya di timur SPBU Teras, Kabupaten Boyolali, pada Selasa (17/5/2022) diduga karena sopir mengantuk.

Dua Orang Meninggal Kecelakaan 2 Truk di Jl. Solo-Semarang Boyolali

Polisi menyebut dua orang meninggal dalam kecelakaan dua truk di Jl. Raya Solo-Semarang, tepatnya di timur SPBU Teras, Kabupaten Boyolali, pada Selasa (17/5/2022).

Bluar! Dikira Truk BBM Terbakar di Jl. Solo-Semarang Boyolali, Ternyata

Salah seorang warga menyampaikan kesaksian saat kecelakaan melibatkan dua truk di Jl. Raya Solo-Semarang, tepatnya di timur SPBU Teras, Kabupaten Boyolali, pada Selasa (17/5/2022).

Breaking News! Dua Truk Alami Kecelakaan di Jl. Solo-Semarang Boyolali

Dua unit truk terlibat kecelakaan di Jl. Raya Solo-Semarang, tepatnya di timur Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Teras, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah pada Selasa (17/5/2022).

Mirip Punya Pemkot, Di Keraton Solo Juga Ada Wahana Kereta Listrik Lho

Di kawasan wisata Keraton Solo ada wahana baru kereta listrik yang bentuknya mirip kendaraan listrik wisata milik Pemkot Solo, mau coba?

Rudy Ikut Donor, DPC PDIP Solo Himpun 221 Kantong Darah

DPC PDIP Solo mengadakan aksi donor darah dan berhasil menghimpun 221 kantong dari pengurus dan kader. Aksi dipimpin langsung oleh FX Hadi Rudyatmo yang juga menjadi donor.

Libur Waisak Pasar Gede Solo Dipadati Pengunjung, Ini Yang Diburu

Pasar Gede Solo dipadati pengunjung dari luar kota yang ingin menikmati kuliner khas atau membeli oleh-oleh pada libur Hari Raya Waisak, Senin (16/5/2022).

Beredar Surat PLN Solo Tertibkan Pemakaian Daya, 450 VA Jadi 1.300 VA

Surat berisi pemberitahuan dari PLN kepada pelanggan mengenai penertiban daya listrik dari 450 VA menjadi 1.300 VA beredar di Solo.

Antisipasi PMK, Pedagang Dan Peternak Sapi di Solo Diminta Lakukan Ini

Tim gabungan DKPP dan Polresta Solo memberikan sejumlah arahan kepada pedagang dan peternak kambing serta sapi untuk antisipasi wabah PMK.

Harga Tiket Bus di Terminal Wonogiri Mulai Turun, Jadi Berapa?

Terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri mulai tampak normal dua pekan selepas Lebaran 1443 H/2022 M.

Pemegang HGB: Eks Pabrik Karung Goni Delanggu Klaten Tak Dijual

Hak guna bangunan (HGB) eks Pabrik Gula (PG) Delanggu yang pernah menjadi pabrik karung goni sejak tahun 2000 dipegang oleh seorang pengusaha asal Pekalongan.