Kelompok suporter Persis Solo, Pasoepati. (Solopos-Sunaryo Haryo Bayu)

<p><strong>Solopos.com, SOLO</strong> &mdash; Kelompok pendukung setia Persis Solo, <a href="http://bola.solopos.com/read/20180718/499/928694/tandang-ke-karawang-pasoepati-antisipasi-gesekan-di-semarang">Pasoepati</a>, mendesak pemerintah dan PSSI tak hanya mengandalkan forum deklarasi damai untuk menyatukan kelompok suporter di Indonesia. Edukasi yang berkelanjutan bagi suporter akar rumput dinilai lebih ampuh untuk mendorong rekonsiliasi permanen antarkelompok suporter.</p><p>Hal itu disampaikan Presiden Pasoepati, Aulia Haryo Suryo, menyikapi tewasnya seorang pendukung Persija, <a href="http://bola.solopos.com/read/20180926/499/942013/suporter-tewas-edy-rahmayadi-buka-peluang-diskualifikasi-klub">Haringga</a> Sirila di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (23/9/2018). Haringga meregang nyawa setelah dikeroyok oknum Bobotoh sebelum laga Persib melawan Persija digelar. Rio, sapaan akrab Aulia, menilai sudah saatnya PSSI mengambil langkah tegas dan konkrit untuk memutus lingkaran setan kematian suporter Indonesia.&nbsp;</p><p>&ldquo;Rekonsiliasi suporter tak bisa ditempuh hanya dengan deklarasi damai, tidak sesederhana itu. Butuh upaya kontinyu berupa edukasi agar suporter mengetahui posisinya,&rdquo; ujar Rio saat berbincang dengan <em>Solopos.com,</em> Selasa (25/9/2018).</p><p>Pada Selasa Kemenpora memang mengundang pentolan kelompok suporter di Indonesia untuk menghadiri acara deklarasi di Wisma Kemenpora, Jakarta. DPP Pasoepati diwakili Korwil Jakarta (PasoeJak) dalam kegiatan tersebut. Rio menegaskan acara deklarasi harus diikuti upaya rekonsiliasi riil di tataran akar rumput.&nbsp;</p><p>Menurut Rio, klub turut berkewajiban mendidik suporternya agar memberikan dukungan dengan sportif. &ldquo;Rivalitas boleh, tapi jangan sampai berujung kriminalitas,&rdquo; tutur salah satu pendiri Pasoepati itu.</p><p>Lebih jauh pihaknya menagih janji <a href="http://bola.solopos.com/read/20180925/499/941957/pssi-liga-1-dihentikan-sampai-waktu-yang-tak-ditentukan">PSSI</a> yang hendak membikin divisi khusus untuk membina suporter. Sejauh ini PSSI memang lebih mengedepankan sanksi pada klub apabila ada suporter yang berulah. &ldquo;Divisi ini bisa menjadi wadah untuk menggelar pertemuan secara kontinyu. Jadi jangan menunggu ada insiden dulu baru bertindak,&rdquo; kata Rio.</p><p>Sesepuh Pasoepati, Mayor Haristanto, menilai suporter Persija dan Persib dapat meniru pendekatan antara Pasoepati dan pendukung Persebaya, Bonek, untuk menciptakan rekonsiliasi. Bonek dan Pasoepati memang dikenal punya sejarah rivalitas kelam terutama medio 2008-2011. Namun beberapa tahun terakhir hubungan kedua suporter terus membaik.&nbsp;</p><p>Hal itu dibuktikan dengan kunjungan pentolan Bonek,&nbsp; Andi Peci, ke kediaman Mayor di Republik Aeng-aeng tujuh tahun silam. Pasoepati dan Bonek bahkan menanam pohon perdamaian yang kini sudah setinggi 6 meter. &ldquo;Memang harus benar-benar ada kesungguhan, niat suci untuk berdamai. Tanpa itu apapun upayanya akan sia-sia. Rekonsiliasi juga harus didorong tanpa syarat. Bakal susah jika kedua belah pihak masih mengungkit persoalan lama,&rdquo; ucap Mayor.</p>


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten