Ilustrasi harbour mobile crane atau crane bergerak di pelabuhan. (Ilustrasi Bisnis)

Solopos.com, SEMARANG — PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III memberikan klarifikasi terkait https://semarang.solopos.com/read/20190911/515/1017871/mobile-crane-di-tanjung-emas-semarang-ambruk-timpa-kapal">insiden robohnya mobile crane atau crane bergerak di dermaga navigasi Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah.

VP Corporate Commmunication Pelindo III Wilis Aji menyampaikan kejadian dan kegiatan yang mengakibatkan insiden tersebut berada di luar wilayah pengelolaan. “Bahwa lokasi kejadian berada diluar wilayah pengelolaan Pelindo III,” papar Wilis  dalam siaran resmi, Selasa (10/9/2019) malam.

Wilis memastikan semua kegiatan di Pelabuhan Tanjung Emas dan Terminal Petikemas Semarang (TPKS) sama sekali tidak terganggu dengan insiden tersebut. “Semua kegiatan tetap berjalan dengan normal,” imbuhnya.

Pelindo III mengoperasikan beberapa dermaga di dalam Pelabuhan Tanjung Emas di antaranya  Dermaga Samudera, Nusantara, Pelabuhan Dalam, Multipurpose, Dermaga CPO,  Dermaga Curah Cair, dan Dermaga TPKS. Untuk dermaga khusus navigasi tersebut digunakan dan dioperasikan langsung oleh Distrik Navigasi.

Sementara itu, mobile crane yang mengalami insiden merupakan milik swasta dan saat ini sedang diupayakan evakuasi oleh pihak Distrik Navigasi. Sebelumnya diberitakan Semarangpos.com, sebuah mobile crane yang mengangkut beton cor berbobot 5 ton ambruk dan menimpa Kapal Suar 11 dan Kapal Motor 126 di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Selasa (10/9/2019).

Peristiwa tersebut terjadi pada pukul 13.30 WIB, sampai malam proses evakuasi terus berlangsung.

http://semarang.solopos.com/">KLIK dan https://www.facebook.com/SemarangPos">LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten