Tutup Iklan
SMKN Ngargoyoso Karanganyar Bantah Kumpulkan Siswa sebelum MPLS
Ilustrasi Pelajar (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, KARANGANYAR--SMKN Ngargoyoso membantah mengumpulkan siswa sebelum pelaksanaan MPLS.

Informasi yang beredar dan sampai ke handphone Solopos.com, SMKN Ngargoyoso diduga mengumpulkan siswa baru kelas 10 sebelum pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Jenjang pendidikan menengah, SMA/SMK, melaksanakan MPLS pada Senin-Rabu (13-15/7/2020).

Tetapi, pada Jumat (10/7/2020), sejumlah siswa mengenakan seragam SMP duduk di lapangan tenis di kompleks kampus dua SMKN Ngargoyoso.

Kakak Wagub Jateng Gus Kamil Meninggal karena Covid-19

Kepala SMKN Ngargoyoso, Sukidi, menuturkan pihak sekolah tidak mengumpulkan siswa baru dalam rangka MPLS. Siswa itu datang bersama orang tua ke sekolah untuk mencari informasi perihal hari pertama masuk sekolah. Dia membantah pemberitaan sebelumnya yang menyebutkan bahwa SMKN Ngargoyoso mengumpulkan siswa beberapa hari sebelum MPLS.

"Mereka datang atas inisiatif sendiri. Orang tua datang ke sekolah untuk bertanya kapan masuknya. Mereka datang ke kampus dua. Kami fasilitasi. Ada lapangan tenis, kami kumpulkan di situ. Nah orang tua ada di tepi jalan. Itu Jumat. Hanya sepuluh menit," ujar Sukidi saat berbincang dengan Solopos.com, Senin (13/7/2020).

Sukidi menyampaikan saat itu pihak sekolah memberikan pengarahan terkait MPLS. Informasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jateng, MPLS akan dilakukan sacara luring dan daring. Perkembangan terbaru, MPLS dilaksanakan secara daring.

Legislator Meninggal Akibat Covid-19, DPRD Jateng Sebut Solo Zona Hitam

"Kami keluarkan surat edaran ke orang tua. Kalau kelas 11 dan 12 kan memang sudah daring. Ya ini akhirnya kan [MPLS] daring, Senin sampai Rabu. Tidak mengumpulkan siswa. Tetapi masih ada satu, dua yang datang. Ya kami beri penjelasan dan pulang," ujar dia.

 

Kendala

Salah satu kendala yang dialami adalah kondisi geografi dan sarana prasarana yang dimiliki siswa. Bahkan, pihak sekolah terpaksa jemput bola saat proses daftar ulang pada tanggal 1-8 Juli.

"Tidak semua siswa punya handphone yang memadai. Tidak mungkin menjangkau seluruh siswa. Beberapa orang sulit dihubungi. Beberapa anak tidak tahu sudah pengumuman. Akhirnya petugas dari sekolah datang ke rumah membantu daftar ulang. Makanya kok sampai H-1 belum daftar ulang," tuturnya.

Di Solo, Covid-19 Cabut Nyawa Legislator Jateng & Ketua LDII

Pada masa MPLS ini, SMKN Ngargoyoso menyiapkan sejumlah materi yang dapat diakses melalui kanal YouTube. Terutama bagi siswa yang tidak memiliki sarpras memadai maupun akses Internet. Pembukaan MPLS secara daring pukul 07.00 WIB.

"Sekolah ini pun menggunakan wifi. Kami siapkan materi di youtube supaya bisa diakses siswa yang tidak bisa daring secara langsung. Sekali lagi karena kondisi geografi dan sarana prasarana."

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom

Pasang Baliho